Suara.com - Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso memuji kinerja barisan pertahanannya setelah bermain imbang tanpa gol dengan Lazio di Coppa Italia. Namun Gattuso mengakui lini depannya kurang melakukan ancaman saat menghadapi Lazio.
Pada leg pertama semifinal di Olimpico, Rabu (27/2/2019) dinihari WIB, AC Milan kesulitan untuk melakukan serangan ke pertahanan Lazio. Striker Krzysztof Piatek untuk kesulitan untuk melakukan serangan ke gawang Lazio.
Sementara Lazio pun lebih aktif menekan namun masih dapat diredam oleh para pemain belakang Milan. Usai laga, Gattuso pun mengkritik timnya karena tidak menemukan cara alternatif untuk membangun serangan.
Padahal AC Milan di tiga laga sebelumnya mencatatkan kemenangan meyakinkan. "Itu adalah langkah mundur dalam hal kualitas dari beberapa laga terakhir, tetapi kami tahu itu laga diputuskan lebih dari 180 menit," kata Gattuso kepada Rai Sport.
"Kami menghadapi tim yang mengandalkan fisik seperti Lazio yang selalu mendorong empat atau lima pemain ke depan, jadi kami melakukan pertahanan dengan sangat baik," ujarnya.
"Sayangnya, kami membuat banyak kesalahan di sepertiga akhir dan memberi Piatek tidak ada servis sama sekali. [Joaquin] Correa menjagai Bakayoko dan kami seharusnya mencoba bermain lewat gelandang lain, tetapi kami terus mencoba lewatnya."
"Saya tidak setuju dengan mereka yang mengatakan bahwa Lazio juga tidak dalam kondisi yang baik, karena mereka memiliki cara bertindak seperti tertidur dan menurunkan tempo, lalu melukaimu," pungkas Gattuso.
Namun, hasil imbang tanpa gol ini akan lebih menguntungkan bagi Milan untuk lolos ke final Coppa Italia. Pasalnya, di leg kedua nanti AC Milan akan menjadi tuan rumah saat menjamu Lazio di San Siro pada 25 April. (Scoresway)
Baca Juga: Man United Badai Cedera, Solskjaer Bawa 3 Pemuda Akademi untuk Lawan Palace
Berita Terkait
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
-
Mike Maignan Dibidik Chelsea, AC Milan Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
FIFA Bisa Apa? Dua Pemain Iran DItahan di Bandara, Diusir Usai Lawan Selandia Baru
-
Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya
-
Lagu Kebangsaan Dicemooh, Pemain Iran Ramin Rezaeian Meledak
-
Dipaksa Angkat Kaki dari AS, Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026
-
Scaloni Tutup Rapat-rapat Starter Argentina, Tapi Pastikan Sosok Ini Tampil Lawan Aljazair
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik