Suara.com - Persebaya Surabaya akan meladeni Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat dalam lanjutan laga Grup A Piala Presiden 2019, sore nanti, Kamis (7/3/2019). Berikut fakta jelang pertemuan kedua tim.
Persib Bandung dan Persebaya Surabaya sebetulnya sama-sama mengawali laga perdana Grup A Piala Presiden 2019 dengan kurang greget. Skuat Bajul Ijo bahkan sempat tertinggal lebih dulu dari Perseru Serui sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Yang apes justru Persib Bandung. Anak asuhan Miljan Radovic ini secara mengejutkan takluk dari Tira Persikabo di depan pendukungnya. Mereka keok dengan skor 1-2.
Persib pun kini punya beban lumayan jelang bersua Persebaya Surabaya. Sementara, meski di atas angin, Persebaya Surabaya juga patut waspadai kebangkitan skuat Maung Bandung, apalagi sejumlah pemain pilar Bajul Ijo dipastikan absen.
Berikut fakta jelang pertemuan kedua tim.
Djanur catat rekor apik bersua Persib
Pertemuan dengan Persib Bandung sore nanti akan jadi pertemuan keempat bagi pelatih Djadjang Nurdjaman. Juru taktik yang sukses membawa Persib juara ISL 2014 silam itu punya rekor menawan menghadapi mantan klubnya.
Tercatat, pelatih yang akrab disapa Djanur itu sudah tiga kali bersua Persib Bandung. Dua kali ia memetik kemenangan saat mengasuh PSMS Medan di Piala Presiden 2018 dan kala menukangi Persebaya Surabaya di paruh kedua Liga 1 2018.
Persib derita kekalahan terbesar hadapi Persebaya Surabaya
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Grup A Piala Presiden 2019 Hari Ini
Persaingan duo tim perserikatan ini bisa dibilang cukup sengit, apalagi jika menilik pertemuan terakhir di musim lalu.
Tercatat, Persib Bandung pernah mempermalukan Persebaya Surabaya di hadapan ratusan ribu pendukungnya yang menjejali Stadion Gelora Bung Tomo pada medio tahun 2018.
Pada laga lanjutan Liga 1 2018 itu, Persib yang melakoni partai usiran mampu menang dramatis atas tuan rumah. Tercipta tujuh gol di laga tersebut dengan kemenangan untuk Persib Bandung 4-3.
Namun di putaran kedua, di bawah asuhan Djanur, Persebaya Surabaya tampil ganas. Mereka berhasil revans atas tim ibukota Jawa Barat itu.
Skuat Bajul Ijo sukses melesakkan empat gol ke gawang Persib Bandung. Ini menjadi kekalahan terbesar skuat Maung Bandung sejak 14 tahun silam.
Dari catatan Soccerway Persib dan Persebaya sudah bersua sebanyak tujuh kali mulai 2004 dan kekalahan 1-4 di Stadion Kapten I Wayan Dipta jadi yang terbesar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan