Suara.com - Laga hidup mati akan dilakoni Schalke di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Menelan kekalahan di leg pertama, di leg kedua Schalke akan menjalani laga pertaruhan di Etihad Stadium, markas Manchester City.
Di leg pertama yang berlangsung di Veltins Arena pada 21 Februari kemarin, Schalke yang tertinggal lebih dulu lewat gol Sergio Aguero berhasil membalikkan keadaan lewat dua eksekusi penalti Nabil Bentaleb di menit 38 dan 45.
Namun keunggulan tersebut berbalik di babak kedua. City, yang bermain dengan 10 pemain setelah Nicolas Otamendi menerima kartu kuning kedua, berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol Leroy Sane dan Raheem Sterling.
Tertinggal agregat 3-2, Schalke paling tidak membutuhkan kemenangan dua gol tanpa balas di Etihad Stadium untuk menyingkirkan City dari babak 16 besar Liga Champions.
Mencetak dua gol tanpa balas ke gawang City pastinya tidak akan mudah. Apalagi City bermaterikan pemain-pemain kelas dunia yang wajib diwaspadai.
Menyadari kondisi yang dihadapi saat ini, pelatih Schalke Domenico Tedesco mencoba untuk realistis. Menghadapi City di depan ribuan publik Etihad Stadium, Tedesco tidak akan gegabah.
Membutuhkan kemenangan minimal dua gol tanpa balas, tidak ada pilihan lain bagi Tedesco selain bermain bertahan dan mencari celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
"Kami adalah tim tamu, dan kami masih memiliki peluang meskipun tipis. Kami akan menampilkan performa terbaik kami, karena kami memang pantas tampil di babak 16 besar Liga Champions," kata Tedesco seperti dimuat laman UEFA.
"Kami akan bermain hati-hati, khususnya dalam bertahan. Karena jika kami kebobolan satu gol, atau mungkin dua, semuanya akan menjadi semakin sulit bagi kami," sambungnya.
Baca Juga: Preview Liga Champions: City Waspadai Keganasan Schalke di Etihad Stadium
Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City versus Schalke akan berlangsung pada Rabu (13/3/2019) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Deretan Fakta Arsenal Juara Community Shield: Gol 23 Detik Bikin City Babak Belur
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN