Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri menjelaskan mengapa belum bisa memastikan Ezra Walian, penyerang naturalisasi yang berkarier bersama klub Belanda RKC Waalwijk ikut kualifikasi Piala Asia U-23 2020 bersama skuatnya.
Padahal, dua pemain lain yang juga berkarier di luar negeri, yaitu Egy Maulana Vikri dan dan Saddil Ramdani yang juga telat bergabung sudah dipastikan masuk skuat.
Ezra dan Egy sampai saat ini belum bergabung ke pemusatan latihan, sementara Saddil sudah bergabung sejak Senin (11/3/2019).
Indra sendiri mengaku tak terlalu mengetahui permainan Ezra. Sementara untuk Egy dan Saddil, eks juru taktik Bali United itu mengaku sudah paham akan kualitas dan permainan keduanya.
"Ezra pemain yang saya belum pernah tahu sama sekali, tolong catat! Yang kedua, saya tentu berusaha mencari profile dia. Saya cari di bulan terakhir ini ia main di mana, kapan dia main, berapa menit dia main, saya belum menemukannya," kata Indra Sjafri usai latihan di Stadion Madya, Senayan, Rabu (13/3/2019).
"Oleh sebab itu, saya memanggil dia mulai dari AFF (Piala AFF U-22 2019), supaya saya bisa tahu persis, karena AFF itu tujuan utama kita mencari pemain. Yang ketiga, saya panggil lagi di AFC, di awal saya panggil supaya lebih cepat dia datang," terangnya.
"Jangan lagi ada pertanyaan nanti, kenapa kok berbeda dengan Egy dan Saddil? Egy dan Saddil sudah tiga kali mereka ikut dengan saya di beberapa turnamen, dan saya tahu persis siapa Egy dan saya tahu siapa persis siapa Saddil. Jadi itu perbedaannya nanti, supaya ini nanti jangan jadi polemik kalau seandainya ada hal-hal yang tidak sesuai harapan," tegas Indra.
Kemungkinan besar Egy dan Ezra akan tiba di Indonesia pada pekan ini. Keduanya sudah dalam perjananan menuju Tanah Air.
Timnas Indonesia U-23 sendiri akan ikut serta di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada 22-26 Maret 2019. Indonesia tergabung di Grup K bersama dengan Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam.
Baca Juga: Osvaldo Haay Siap Isi Lini Depan Timnas Indonesia U-23
Berita Terkait
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras