Suara.com - Klub asal Kota Gudeg, PSIM Yogyakarta, makin menunjukkan keseriusannya dalam menyambut Liga 2 2019. Setelah meresmikan investor baru, klub berjuluk Laskar Mataram itu mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan pelatih Bogor FC, Vladimir Vujovic.
Caretaker Chief Executive Officer (CEO) PT PSIM Jaya, Bambang Susanto, menerangkan bahwa telah mencapai kesepakatan dengan Bogor FC terkait pelatih Vladimir Vujovic. Nantinya, eks pemain Persib Bandung itu akan memegang penuh segala hal yang berkaitan dengan teknis tim, terutama pemilihan pemain untuk Liga 2 2019.
"Sudah mendapat konfirmasi, saya dan manajemen Bogor FC sudah setuju untuk menarik Vlado ke PSIM," kata Bambang Susanto di laman resmi klub.
Vladimir Vujovic turut membenarkan kabar bergabungnya dirinya ke PSIM Yogyakarta. Secara pribadi ia merasa bahagia bisa menangani klub yang memiliki sejarah di Indonesia. Pria yang akrab disapa Vlado itu pun yakin mampu mewujudkan ambisi untuk promosi ke Liga 1 2020.
"Saya merasa sangat tertantang dan antusias dengan semangat pengelola baru PSIM, untuk membawa klub ini ke Liga 1. Dengan nama besar klub dan suporter yang luar biasa, target itu sangat mungkin kita capai bersama," kata Vlado.
Tidak lupa, Vlado juga menyampaikan rasa terima kasih yang besar kepada Bogor FC. Walau kebersamaan berlangsung singkat, ia merasa terhormat pernah mendapat kepercayaan dari Laskar Kujang.
"Ya, meski segalanya sangat singkat. Kemudian, terima kasih kepada PSIM yang memberi kepercayaan kepada saya, sekaligus mengupayakan kerja sama ini bisa terjadi," tuturnya menambahkan.
Vladimir Vujovic boleh dibilang sebagai orang baru dalam kepelatihan. Namun, pria bertubuh jangkung itu sudah memiliki lisensi UEFA B dan telah hafal betul kondisi sepak bola Tanah Air. Dengan bermodal pendidikan Eropa serta pengalaman selama di Indonesia, ia diharapkan mempu membawa PSIM kembali ke kasta tertinggi setelah absen sejak musim 1999-2000.
Bolatimes/Irwan Febri Rialdi
Baca Juga: Liga 1 2019 Hampir Pasti Bergulir Saat Bulan Ramadan
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan