Suara.com - Bek PSM Makassar Abdul Rahman mengaku membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan pendatang baru di lini belakang, Aaron Evans. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Evans didatangkan PSM tahun ini dari Barito Putera.
Di dua musim sebelumnya, Abdul Rahman berduet dengan Steven Paulle dalam mengawal benteng pertahanan PSM. Namun kini Abdul Rahman harus beradaptasi dengan pemain lain menyusul hengkangnya Paulle ke Persija Jakarta.
"Intinya saya sama Aaron (Evans) harus banyak komunikasi saja. Terus di lapangan harus sama-sama kerja keras," kata Abdul Rahman dalam jumpa pers di kawasan, Sentul, Bogor, Senin (1/4/2019).
Duet keduanya akan kembali diuji pada pertandingan ketiga PSM di ajang Piala AFC 2019 kontra Kaya FC yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (2/4/2019).
"Beberapa hari ini kami sudah melakukan persiapan untuk pertandingan besok. Semoga latihan yang kami lakukan bisa meraih hasil yang maksimal," Rahman menambahkan.
Sementara ini, PSM menempati posisi dua Grup H Piala AFC 2019 dengan empat poin. PSM mengoleksi poin sama dengan Kaya FC yang saat ini unggul produktivitas gol dan menempati posisi puncak klasemen sementara grup.
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?