Suara.com - Manchester United kembali tak berdaya saat tandang ke Molineaux yang merupakan markas Wolverhampton Wanderers (Wolves). The Red Devils kembali tumbang.
Setelah takluk 1-2 pada pertengahan bulan lalu di laga perempatfinal Piala FA, Man United kembali keok dengan skor yang sama di Molineaux pada laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019, Rabu (3/4/2019) dini hari WIB.
Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, terlepas timnya harus bermain dengan 10 orang sejak menit 57.
Sebagai catatan, ini merupakan kekalahan ketiga Man United dari empat pertandingan terakhir mereka di semua ajang. Kekalahan teranyar dari Wolves ini pun jelas mengancam target The Red Devils untuk bisa finis di top four Liga Inggris musim ini.
Di Molineaux dini hari tadi, Man United sejatinya melakoni start apik dengan menguasai penuh jalannya laga selama 25 menit pertama. Namun setelah itu, Wolves praktis berhasil mengambil alih dominasi pertandingan.
Man United mampu mencetak gol terlebih dahulu melalui Scott McTominay pada menit 13, namun Fred membuat blunder konyol yang berhasil dimanfaatkan Diogo Jota untuk membawa Wolves menyamakan skor, 12 menit berselang.
Nah, momen gol Jota inilah yang bisa dibilang menjadi turning point bagi Wolves, serta di sisi lain keruntuhan dominasi Man United.
Wolves kian di atas angin ketika pemain belakang Man United, Ashley Young diganjar kartu merah oleh wasit pada pertengahan babak kedua, serta Chris Smalling membuat gol bunuh diri pada menit 77.
"Ini adalah salah satu hari di mana kami telah melakukan hal yang lebih dari cukup untuk mencetak tiga atau lebih banyak gol. Sayang, finishing kami buruk kali ini, yang mana saya pikir itu menjadi penyebab kekalahan kami ," keluh Solskjaer seperti dimuat Sky Sports.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris : MU Tumbang, Fulham Terdegradasi
"Kami menciptakan banyak peluang bagus, dan ada beberapa penyelamatan fantastis yang dilakukan oleh kiper Wolves (Rui Patricio)," kilah pelatih berpaspor Norwegia tersebut..
"Mereka mencetak gol dengan peluang pertama setelah kartu merah (Ashley Young), kira-kira 20-25 menit. Jadi, kami sebetulnya masih bisa bertahan dan mengontrol laga meski kekurangan jumlah pemain," tutur Solskjaer.
"Ya, para pemain sudah melakukan apa yang harus dilakukan. Namun kami kebobolan gol yang berasal dari kesalahan konyol, dan di sisi lain kami sendiri tidak mencetak gol tambahan,” terang pelatih berusia 46 tahun itu.
Kekalahan teranyar dari Wolves ini membuat Man United tak beranjak dari urutan kelima klasemen sementara Liga Inggris 2018/2019, dengan raihan 61 poin dari 32 laga.
Man United terpaut dua poin dari Arsenal yang bercokol di peringkat ketiga, serta kalah selisih gol dari Tottenham yang menghuni peringkat keempat. Meski demikian, dua klub London Utara itu baru bermain 31 kali.
Meski situasi timnya kian sulit usai kekalahan dini hari tadi, Solskjaer masih optimistis Man United bisa finis di zona Liga Champions.
"Tentu saja, ini adalah tiga poin yang hilang. Kami tahu kami harus mengambil 15 poin untuk mendapatkan posisi (empat) tersebut,” papar Solskjaer.
"Kami masih punya enam laga tersisa untuk mendapatkan 15 poin. Jadi kami harus menatap ke depan dan melupakan kekalahan ini, karena ini adalah hasil yang mengecewakan, namun performanya sangat bagus," tandas eks pelatih Molde tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim