Suara.com - Persija Jakarta menelan kekalahan 1-2 dari Bali United pada leg pertama perempatfinal perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (26/4/2019) petang WIB.
Terkait kekalahan ini, pelatih kepala Persija Ivan Kolev mengakui jika pasukannya memang tidak diinstruksikan untuk main agresif. Pelatih asal Bulgaria itu lebih meminta kepada Bruno Matos dan kawan-kawan untuk bermain bertahan.
Sayangnya, strategi tersebut jadi bumerang bagi Macan Kemayoran --julukan Persija. Mereka malah kebobolan dua gol di pertandingan tersebut.
Selain itu, adanya laga di Piala AFC 2019 juga jadi alasan Kolev untuk tidak terlalu ngotot di laga kontra Bali United ini. Sebagaimana diketahui, Persija akan melakoni laga tandang kontra wakil Vietnam Becamex Binh Duong pada laga lanjutan Grup G Piala AFC 2019, 1 Mei mendatang.
"Yang bisa saya sampaikan ada dua hal. Pertama, kita ada di situasi buruk karena absennya beberapa pemain (di laga kontra Bali United, yang penting buat kita. Itu mempengaruhi permainan kita kali ini," kata Kolev dalam jumpa pers seusai pertandingan leg pertama kontra Bali United.
"Kedua, kita setelah dua hari ini akan ada (persiapan untuk) pertandingan di Vietnam. Oleh karena itu kita hari ini lebih pasif. Kita kasih kesempatan Bali United bermain lebih aktif," terang eks pelatih Timnas Senior Indonesia tersebut.
"Disayangkan kita kemasukan dua gol, tapi kita juga bisa cetak satu gol yang penting, dan babak kedua kita kontrol lagi permainan," celoteh Kolev.
Sementara itu, fullback Persija Tony Sucipto mengucapkan selamat kepada Bali United yang meraih kemenangan. Meski demikian, eks penggawa Persib itu sesumbar jika Persija bakal membalas kekalahan pada leg kedua yang akan dihelat di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, 4 Mei mendatang.
"Pertama, selamat buat Bali United yang menang di laga kali ini, pertandingan ini sangat keras. Ada beberapa peluang yang kita dapat, tapi hasilnya kita kalah 1-2. Tapi masih ada leg kedua dan kita akan kerja keras lagi di Jakarta," tutur Tony.
Baca Juga: Ini Dia Satu-satunya Klub yang Berminat Menampung Alexis Sanchez
Simak berita pertandingan Bali United vs Persija Jakarta di halaman selanjutnya:
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan