Suara.com - PSM Makassar akan menjamu wakil Singapura Home United pada laga matchday 5 Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (30/4/2019) sore pukul 15.00 WIB. Ini tentunya menjadi pertandingan yang sangat penting buat tim tuan rumah.
Kemenangan akan membuat PSM mengumpulkan 11 poin sekaligus memastikan diri sebagai pemuncak klasemen Grup H, meski masih menyisakan satu pertandingan lagi.
Tentu kemenangan juga membuat Juku Eja --julukan PSM Makassar-- lolos ke babak semifinal zona Asia Tenggara Piala AFC 2019.
Sebagaimana diketahui, PSM saat ini ada di puncak klasemen sementara Grup H dengan raihan delapan. Eero Markkanen dan kolega unggul satu angka dari Home United yang ada di peringkat dua.
Tentu PSM akan menggunakan segala cara agar bisa memenangi pertandingan ini. Hal itu seperti diutarakan oleh pelatih kepala Darije Kalezic bersama dengan kapten PSM, Wiljan Pluim saat jumpa pers kemarin, Senin (29/4/2019).
"Kami pemimpin grup, dan kami ingin tetap memimpin grup setelah pertandingan ini. Kami ingin melakukan langkah besar sebagai juara grup. Kami akan melakukan segalanya untuk merealisasikannya," celoteh Darije Kalezic.
"Tiga poin dalam laga ini menjadi sangat penting. Kami harus menunjukkan di lapangan sebagai tim yang lebih baik. Tiga poin akan memudahkan langkah untuk menjadi pemimpin grup ini," Pluim menambahkan.
Akan tetapi, kondisi PSM sendiri kini tidak sepenuhnya ideal. Pada laga pamungkas mereka, Juku Eja kalah dari tuan rumah Bhayangkara FC 2-4, dalam leg pertama perempatfinal Piala Indonesia pekan lalu.
Namun, kekalahan tersebut akan dijadikan motivasi oleh Zulham Zamrun dan kawan-kawan untuk bangkit dari keterpurukan.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Liga Champions 2018/2019 Dini Hari Nanti
"Soal persiapan, kita tahu akan memainkan pertandingan setelah tiga hari main (di Piala Indonesia). Ini bisa saya katakan sulit buat pemain, saya pribadi tidak terbiasa dengan jadwal padat seperti ini. Kita lakukan perjalanan panjang dan banyak pertandingan," keluh Kalezic.
"Kita mencoba memikirkan solusi setiap hari, untuk membantu pemain persiapkan diri mereka secepatnya," ia menambahkan.
Sama halnya dengan PSM, Home United juga punya masalah serupa. Wakil Singapura itu minim persiapan.
Namun, skuat besutan Noh Rahman tetap akan berjuang maksimal di pertandingan nanti. Noh menegaskan jika timnya ingin mengkudeta posisi yang saat ini ditempati oleh PSM.
"Kami baru sampai kemarin sore, ini bukan persiapan yang ideal. Kami baru bermain hari Sabtu (akhir pekan lalu), dan saya juga tahu PSM mengalami hal yang sama. Persiapan kami sedikit terbatas, tapi kami siap untuk bertanding," tegas Noh Rahman.
"Kami tahu PSM baru saja melakoni laga melawan Bhayangkara, kami juga sudah melihat pertandingan mereka. PSM tim yang bagus dan punya pemain yang berkualitas. Tapi kami akan fokus dengan gaya main dan kekuatan kami. Saya pikir kami punya kemampuan untuk menyatukannya dan menyulitkan mereka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif