Suara.com - Marek Hamsik rupanya masih kesulitan untuk dapat beradapatasi di klub barunya, Dalian Yifang di Liga Super China. Bahkan, mantan kapten Napoli ini mengungkapkan bahwa bahasa menjadi hambatannya untuk dapat berkomunikasi.
Hamsik bergabung dengan klub Dalian Yifang dari Napoli pada Februari 2019. Namun pemain berusia 31 tahun tersebut belum mencetak gol dalam enam kali penampilannya untuk klub China tersebut.
Gelandang berpasport Slowakia ini pun mengungkapkan kesulitannya di klub barunya tersebut. Meski demikian, Marek Hamsik akan tetap berusaha untuk dapat mengatasi masalah ini.
"Saya belum pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya," ungkap Marek Hamsik seperti dilansir Football Italia.
"Saya selalu mencoba yang terbaik untuk membantu tim tetapi saya belum pernah menghadapi situasi seperti ini sebelumnya. Ada perbedaan besar antara sepak bola Cina dan Eropa, tetapi saya akan mencoba mengatasi ini dan beradaptasi."
"Sering kali saya ingin berkomunikasi dengan rekan satu tim saya, misalnya di lapangan, tetapi karena bahasa saya tidak bisa, jadi saya hanya bisa menggunakan gerakan," ujarnya.
"Semua orang [di Dalian] memiliki ruang untuk memperbaiki diri, termasuk saya. Loyalitas sangat penting sehingga saya pasti akan melakukan yang terbaik," pungkas Marek Hamsik.
Hamsik telah identik dengan Napoli. Ia pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Napoli, yaitu 520 penampilan bersama Partenopei di semua ajang serta mampu mengoleksi 121 gol melewati torehan Diego Maradona (115 gol).
Berita Terkait
-
Presiden Napoli Beri Peringatan Keras kepada Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku
-
Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Massimiliano Allegri Dilaporkan Seetuju Latih Napoli
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030