Suara.com - Pelatih Valencia, Marcelino Garcia Toral secara gentle mengakui jika timnya memang kalah kelas dari Arsenal pada laga leg kedua semifinal Liga Europa 2018/2019 di Mestalla, Jumat (10/5/2019) dini hari WIB.
Bermain di kandang sendiri, Valencia dicukur dengan skor 2-4 dini hari tadi. Valencia pun harus rela tersingkir di semifinal setelah secara agregat total kalah telak 3-7 dari Arsenal.
Marcelino pun secara legowo mengakui keunggulan Arsenal atas timnya. Meski demikian, pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan jika para pemain Valencia akan segera move on.
Well, meski tampil buruk di awal sampai pertengahan musim ini, musim 2018/2019 memang masih jauh dari kata berakhir untuk Valencia.
Dengan dua jornada tersisa di Liga Spanyol, kans Valencia untuk finis di peringkat empat yang berarti lolos ke Liga Champions musim depan, masih sangat besar.
Saat ini Valencia memang masih tertahan di peringkat kelima klasemen, namun Los Che --julukan Valencia-- hanya berjarak tiga poin dari Getafe yang menghuni posisi keempat.
Selain itu, Valencia juga masih akan menjalani partai final Copa del Rey 2018/2019, sebagaimana Dani Parejo dan kawan-kawan akan menantang Barcelona pada 25 Mei mendatang.
"Harus diakui, kami kalah secara komperhensif pada dua laga lawan Arsenal. Kami juga tampil baik, namun hanya di beberapa periode pertandingan baik saat leg pertama ataupun leg kedua ini," tutur Marcelino seperti dimuat Football Espana.
"Mereka (Arsenal) menunjukkan perbedaan kelas yang cukup signfikan dengan kami. Kami tak ingin menyerah begitu saja, namun pada akhirnya setiap gol yang mereka cetak memberikan rasa sakit kepada kami," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Baca Juga: Ini 5 Fakta Menarik Usai Arsenal Taklukkan Valencia di Liga Europa
"Musim ini sudah berada di akhir, namun musim ini masih jauh dari selesai bagi kami. Kami akan segera bangkit. Kini kami fokus untuk bisa finis di peringkat keempat (di Liga Spanyol) serta tentunya coba menjuarai Copa del Rey. Kami akan berusaha keras untuk mewujudkan target kami," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva Secara Gratis! Kontrak hingga 2028
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Kevin Sanjaya Tak Ingin Anaknya Jadi Atlet Pro: Juara Itu Cuma Satu dari Jutaan Orang!
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana