Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti membeberkan kriteria pemain yang bakal dipilih memperkuat skuatnya. Salah satunya, Bima ingin pemain tersebut mengerti betul dan bisa mengaplikasikan gaya permainan dirinya.
Saat ini, Timnas Indonesia U-16 sedang menggelar seleksi pemain yang berlangsung National Youth Centre (NYTC), Depok yang rencananya akan berlangsung hingga 26 Mei mendatang.
Sebanyak 41 pemain ikut serta dalam seleksi pada pemusatan latihan yang sudah dimulai sejak kemarin, Senin (13/5/2019).
Soal nama-nama yang akan terpilih nantinya dalam skuat final, Bima ingin sang pemain mengerti apa yang diinginkannya. Selain itu juga, kemampuan bekerja sama satu sama lain juga jadi nilai tambah.
Untuk saat ini, Bima sendiri mengaku belum bisa memberikan materi latihan dengan maksimal. Pasalnya, sebagian besar pemain yang menjalani seleksi sedang menjalani ibadah puasa.
"Yang paling penting pengertian pemain, selain kemampuan skill individu, tapi adaptasi dan kerja sama dengan rekan satu tim. Kita lihat juga lalu visi main bola mereka," ungkap Bima.
"Ini bulan puasa dan latihan perdana, jadi mereka masih adaptasi, saya belum bisa memberi materi latihan secara maksimal. Kita kurangi materi, karena cukup berat di mana 34 pemain puasa. Jadi kita adpatasi semua," terang eks bintang Timnas Indonesia tersebut.
Seleksi pemain sendiri dilakukan jelang Timnas Indonesia U-16 berlaga di ajang Piala AFF U-16 2019. Ajang tersebut mulai akan dihelat pada 27 Juli sampai dengan 9 Agustus mendatang.
Selain itu, Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- juga bakal bertanding di pentas Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 pada 14 September 2019.
Baca Juga: Soal Pelunasan Hutang ke Klub-klub Liga 1, Ini Komentar Direktur PT LIB
Di kejuaraan tersebut, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan akan menghadapi China, Filipina, Brunei Darussalam, dan Kepualauan Mariana di Grup G.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat