Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memiliki harapan tersendiri kepada Vincent Kompany jelang partai final Piala FA. Ia berharap ini bukan merupakan pertandingan final terakhir bagi sang kapten bersama The Citizens.
Di laga final tersebut, Manchester City bakal ditantang Watford di Stadion Wembley pada Sabtu (18/5/2019) malam WIB. Secara hitung-hitungan, Sergio Aguero dan kolega memang lebih diunggulkan.
Kendati demikian, pertandingan kontra Watford bisa jadi yang terakhir bagi Vincent Kompany. Pasalnya, pemain asal Belgia itu belum juga memperpanjang kontraknya yang akan rampung akhir musim ini.
''Semoga saja tidak (menjadi laga terakhir Vincent Kompany),'' kata Pep Guardiola, dikutip dari Goal.
''Kami berbicara dengan Kompany. Kami akan kembali berbicara dengannya setelah pertandingan final Piala FA. Tapi, saya tidak punya kata-kata yang tepat untuk apa yang sudah dia lakukan dalam beberapa minggu terakhir dan kariernya,'' lanjutnya.
Peran Vincent Kompany memang masih begitu vital bagi Manchester City. Meski telah berusia 33 tahun, ia kerap menjadi pembeda di momen-momen krusial seperti saat mencetak gol penting lewat sepakan jarak jauhnya ke gawang Leicester City di pekan ke-37 Liga Primer Inggris.
Berkaca dari momen tersebut, Pep Guardiola yakin bahwa Vincent Kompany tak memiliki masalah dari segi teknis. Pelatih asal Spanyol itu menilai bahwa sang pemain masih bisa bermain di level yang paling kompetitif meski usianya sudah tak muda lagi.
''Kompany sudah menunjukkan kepada kita apa yang bisa dia berikan kepada tim. Dia pemain top. Masalahnya, kami harus kehilangannya pada November, Februari dan Maret. Saat dia fit, dia pemain luar biasa,'' kata eks manajer Barcelona itu.
''Dia tidak perlu membuktikan apa pun pada saya. Dia punya segalanya. Dia pemain yang sangat bagus. Hanya saja, masalahnya adalah saat dia tidak sedang bugar,'' tandasnya.
Baca Juga: Final Piala FA: Ini Head to Head antara Manchester City Vs Watford
Berita Terkait
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Mikel Arteta vs Guardiola di Final Carabao Cup: Murid Tantang Guru, Kini Arsenal Punya Keunggulan?
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah