Suara.com - Jadwal pertandingan pekan kedua antara Persib Bandung vs Tira-Persikabo dipastikan mundur. Hal itu dikarenakan panita pertandingan tidak mendapat izin dari kepolisian.
Pertandingan tersebut sejatinya digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 23 Mei mendatang. Namun, harus ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Kepastian ditundanya jadwal tersebut tertuang dalam surat yang beredar dari kepolisian kepada manajemen Persib Bandung. Surat bernomor B/1117/YAN2.1/V/2019 ditandatangani langsung Kapolres Bandung Indra Hermawan.
Dalam surat tersebut dituliskan bahwa pertandingan tersebut berdekatan dengan waktu pengumuman pemilihan umum Presiden yang jatuh pada 22 Mei 2019.
"Di mana tanggal 22 Mei 2019 adalah merupakan tahap pengumuman penetapan hasil Pemilu tahun 2019 oleh KPU Pusat, sehingga Polri dinyatakan Siaga I untuk melaksanakan keamanan di wilayah masing-masing," demikian isi surat tersebut.
"Sehubungan dengan hal tersebut di atas kami Polres Bandung belum dapat menerbitkan rekomendasi izin pertandingan antara Persib vs Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan."
Jika laga Persib vs Tira-Persikabo saja ditunda, bukan tidak mungkin pertandingan lain yang jadwalnya berdekatan dengan pengumuman hasil pemilu akan mengalami hal serupa.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan
-
Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital
-
Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang
-
5 Rekomendasi Skin Tint SPF 50 untuk Proteksi UV Praktis, Wajah Auto Fresh
-
5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele