Suara.com - Nasib malang menimpa anak pertama Cristiano Ronaldo saat menghadiri perayaan gelar juara Serie A Italia 2018/2019 bersama Juventus di Stadion Allianz, Senin (20/5/2019) dini hari WIB. Ya, kepala Ronaldo Junior secara tak sengaja terkena trofi yang dibawa oleh sang ayah.
Insiden tersebut bermula saat Cristiano Ronaldo diberi kesempatan untuk melakukan sesi foto bersama trofi dan keluarganya. Sembari memegang trofi, pemain berusia 34 tahun itu lantas berdiri di antara kekasihnya, Georgina Rodriguez, Ronaldo Junior, serta ibunya, Maria Dolores.
Lantas, Cristiano Ronaldo secara tak sengaja menggerakkan trofi Serie A sehingga mengenai kepala sang anak. Sontak, Ronaldo Junior merintih kesakitan hingga harus mendapat pertolongan pertama dari sang nenek, yang kala itu berdiri tepat di sampingnya.
Menyadari anaknya kesakitan, bapak empat orang anak itu nampak terkejut. Hal tersebut ditunjukkan dengan gestur wajahnya yang panik.
Namun, setelah melihat kondisi anaknya membaik, mantan pemain Real Madrid itu kemudian menyuruh keluarganya kembali fokus ke hadapan kamera. Sesaat setelah itu, kondisi Ronaldo Junior sudah membaik.
Alhasil, peristiwa tersebut viral di media masa. Banyak warganet turut meluapkan komentar, salah satunya mengatakan bahwa Ronaldo Junior beruntung memiliki nenek super hebat seperti Maria Dolores.
Akun @_.batwan._ misalnya. Ia menyebut ''The best grandmother of the year xd (Nenek terbaik tahun ini)''.
Sementara akun bernama @ashokblackgame menyampaikan kekagumannya pada sosok Cristiano Ronaldo.
Ia mengatakan ''Look at his success guys, came from poor family and now he have whatever he want ( dream life of other) and celebrating with mother in every single occasion (Lihat pria sukses ini, datang dari keluarga miskin dan sekarang memiliki segalanya yang ia mau dan merayakannya bersama ibunya di segala kesempatan)''.
Baca Juga: Bawa Juventus Juara, Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik Liga Italia 2018/19
Berita Terkait
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan