Suara.com - Juru taktik Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, memutuskan mencoret Tristan Alif Naufal dari 41 pemain yang mengikuti seleksi. Pemain yang sempat dijuluki Messi-nya Indonesia itu dipulangkan bersama 13 nama lainnya.
Bima Sakti mencoret Tristan Alif tentu memiliki pertimbangan tersendiri. Meskipun sang pemain digadang-gadang bakal menjadi pemain masa depan Indonesia lantaran memiliki skill di atas rata-rata.
Tentu, di balik pencoretan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan. Terlebih Tristan Alif pernah mengenyam pendidikan sepak bola di Eropa, seperti Belanda dan Spanyol.
Bima Sakti pun mengakui jika Tristan Alif merupakan sosok pemain yang bagus serta memiliki skill mumpuni. Akan tetapi, pemain asal ASIOP itu memiliki kelemahan yang harus segera dibenahi.
''Dari 41 pemain yang mengikuti proses seleksi dan pemusatan latihan, saya memulangkan 13 pemain. Saya memantau perkembangan mereka setiap hari, terlebih saat mereka melakukan latih tanding di internal game hari Jumat kemarin. Dan saya memilih sesuai dengan kebutuhan tim,'' kata Bima Sakit, seperti dilansir dari laman resmi PSSI.
''Dia punya teknik dan skill yang bagus, tapi beberapa kali di momen tertentu dia lambat dalam mengambil keputusan kapan passing kapan dribbling, jadi dia sering hilang bola,'' lanjutnya.
''Dia punya prospek bagus, semoga dia bisa lebih baik dari sebelumnya dan kami akan selalu pantau dia. Apalagi saya dengar dia akan trial di luar negeri akan lebih bagus untuk pengalaman dia,'' tuturnya menambahkan.
Sosok Tristan Alif memang pernah membuat takjub para pecinta sepak bola Tanah Air lewat aksi lincahnya. Saat itu, pemain yang sempat berlatih bersama Ajax Amsterdam, Feyenord, serta CD Leganes Academy mampu menunjukkan skill yang indah dengan gocekan khas ala Lionel Messi.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-16 saat ini tengah melakukan serangkaian seleksi dalam persiapan menuju Piala AFF U-15 2019 yang digelar di Thailand. Indonesia berada di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura, dan Filipina.
Baca Juga: 25 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Masuk Daftar McMenemy
Tag
Berita Terkait
-
Marselino Ferdinan Merapat ke Macan Kemayoran, Jawaban Bos Persija Bikin Penasaran
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Mees Hilgers Kembali Latihan Bersama FC Twente Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali