Suara.com - AC Milan gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Hasil itu membuat pelatih Gennaro Gattuso merasa hancur saat mempertimbangkan masa depannya setelah menyelesaikan musim Liga Italia yang melelahkan.
AC Milan mengakhir musim 2018/2019 ini dengan kemenangan 3-2 atas tuan rumah SPAL. Namun tiga poin ini belum cukup bagi Milan untuk melewati Inter Milan atau Atalanta yang telah memastikan posisi ketiga dan keempat klasemen akhir Liga Italia.
Rossoneri hanya terpaut satu poin dari posisi Liga Champions dan harus puas bermain di Liga Europa musim depan. Hasil tersebut juga membuat posisi pelatih Gennaro Gattuso menjadi sasaran spekulasi menyusul hasil skuatnya tersebut.
Gattuso pun tahu bahwa dirinya akan dievaluasi oleh pihak klub dan siap bertanggung jawab atas hasil pekerjaannya tersebut.
"Saya berterima kasih kepada tim. Menyelesaikan 68 poin memberi saya kebanggaan, bahkan jika hasil itu menyakitkan bahwa kami tidak lolos ke Liga Champions," kata Gattuso kepada DAZN.
"Pekerjaan pelatih harus dievaluasi oleh klub dan para ahli. Saya akan bertemu klub dan kami akan berbicara. Saya ingin mendengar pendapat mereka tentang pekerjaan saya," ujarnya,
"Kami membuat kesalahan selama musim dan, mulai sekarang, harus membuat sesedikit mungkin, tetapi saya percaya ini adalah tahun yang positif."
Gattuso pun mengungkapkan bahwa penyesalan terbesarnya adalah mereka tidak menjaga tingkat konsistensi yang sama selama 3-4 bulan terakhir.
"Saya tidak setuju ketika saya mendengar orang mengatakan bahwa pemain saya telah berkembang. Banyak dari mereka telah bermain jauh di bawah level kemampuan mereka, tetapi kami masih tim yang memiliki kualitas dan potensi," ujarnya
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia di Pekan Terakhir, AC Milan ke Liga Europa
"Saya tidak tahu apakah kami dapat meningkatkan 68 poin yang kami dapatkan musim ini. Ini akan sulit."
"Saya merasa memiliki terlalu banyak sejarah dengan klub ini, saya merasa lebih banyak tekanan daripada yang seharusnya saya miliki. Saya hampir tidak pernah tidur dalam 18 bulan terakhir, mental saya hancur berkeping keping dan itu adalah sesuatu yang harus saya pertimbangkan," Gattuso. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman