Suara.com - Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mendukung penuh penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1 2019. Menurutnya, ini jadi keputusan terbaik untuk sepak bola Indonesia.
Wacana penggunaan VAR dicetuskan oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Exco juga telah memerintahkan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator untuk mengkaji penggunaan VAR.
Kalezic menjelaskan penggunaan VAR menjadi salah satu revolusi yang ada di Indonesia. Pasalnya, Kalezic mengaku sudah mulai tidak percaya dengan kepemimpinan wasit di dua terakhir.
"Jujur saja, setelah empat bulan bekerja di Indonesia, saya rasa ini (VAR) akan menjadi hal terbaik yang akan dilakukan dalam sejarah sepak bola Indonesia. Anda bisa bilang itu (VAR) sebagai revolusi terbaik dalam sepak bola Indonesia. Sebab, saya lihat dalam dua pekan terakhir di Liga 1, terkadang saya tidak bisa percaya dengan (keputusan wasit) yang saya lihat," kata Kalezic.
"Namun, saya tetap menerimanya (keputusan wasit) karena mungkin saja ini terjadi di pertandingan selanjutnya. Saya sangat mendukungnya untuk membantu semua pihak, klub, pemain, wasit, dan sepak bola Indonesia," tambahnya.
Meski begitu, belum diketahui kapan VAR akan digunakan. Exco PSSI menyebutkan VAR akan digunakan pada Liga 1 2019, yang artinya pada musim ini.
Sementara PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengaku sulit menerapkannya di musim ini. Pasalnya, banyak hal-hal rumit yang harus dilakukan terkait teknologi modern sepak bola ini.
"Banyak hal juga yang perlu dibicarakan. Memang dari perkiraan kami, dari segala syarat yang ada, paling cepat pada 2021," ujar Direktur PT LIB Dirk Soplanit.
Berita Terkait
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat