Suara.com - Buntut penundaan laga kandang melawan Persib pada pekan keempat Liga 1 2019, Arema FC melayangkan surat protes. Kubu Arema FC menolak perubahan jadwal akibat agenda uji coba internasional Timnas Senior Indonesia pada 11 dan 15 Juni mendatang.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia bakal melakoni laga uji coba melawan Yordania dan Vanuatu. PSSI lantas meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyesuaikan dengan jadwal kompetisi Liga 1 2019, terutama pekan keempat yang akan dihelat selepas Idul Fitri nanti.
Arema FC yang semula dijadwalkan menjamu Persib di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 14 Juni pun harus diundur. Jadwal baru yang diputuskan PT LIB selaku operator kompetisi adalah pada 27 atau 28 Agustus mendatang.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan jika pihaknya telah mengirimkan surat keberatan atas perubahan jadwal tersebut.
Sebab, padatnya jadwal dinilai sangat merugikan tim berjuluk SIngo Edan tersebut.
"Karena Agustus nanti main enam kali, home tiga kali dan away tiga kali. Perubahan ini tentu merugikan," ucap Sudarmaji, Minggu (2/6/2019).
Soal apa jalan tengah yang diajukan, Arema FC belum memastikannya.
"Solusi Arema menunggu rapat berikutnya bersama pelatih. Yang pasti jika ditempatkan Agustus, kami tetap menolak," terangnya.
Manajemen Arema FC juga menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania --sebutan suporter Arema FC-- yang telah terlanjur memesan tiket sesuai jadwal yang belum dirubah.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Bermain Imbang Tanpa Gol Kontra PSIM Yogyakarta
"Karena, mulai besok sampai tanggal 10 Juni, Kantor Arema FC libur Idul Fitri. Maka kami belum ambil kebijakan refund. Kami sarankan semua bersabar dan tetaplah simpan bukti pemesanan sampai menunggu keputusan berikutnya," tukasnya.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Igor Tolic Ungkap Rencana Persib Bandung Jelang Musim Anyar, TC Dimulai Awal Juli
-
Respon Berkelas Joey Pelupessy Usai Bawa SK Lommel Naik Kasta: Ingin Promosi? Beli Saya!
-
Daisuke Sato Buka Suara! Bongkar Kronologi Lengkap Kasus yang Bikin Persib Disanksi FIFA
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026