Suara.com - Aji Santoso resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Persela Lamongan menyusul serangkaian hasil tak maksimal di awal musim Liga 1 2019.
"Benar coach Aji mundur dan infonya sudah kami terima," ujar asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, sebagaimana dilansir Antara.
Aji Santoso mundur sebagai pelatih Persela, sehari jelang laga pekan keenam Liga 1 2019 melawan tuan rumah Persebaya.
Selama menukangi Persela musim ini, Aji yang pernah melatih Arema FC belum pernah mengantar timnya menang di lima pertandingan yang telah dilakoni Laskar Joko Tingkir --julukan Persela, yakni hanya imbang dua kali dan tiga kali kalah.
Hasil tersebut membuat Persela kini masih terpuruk di peringkat 17 klasemen sementara Liga 1 2019 alias berada di zona merah.
Meski demikian, menurur Ragil, kepergian Aji Santoso dari kursi pelatih Persela tidak boleh terlalu larut disesali, karena tim harus menghadapi laga-laga berikutnya di musim kompetisi tahun ini.
"Pemain jangan sampai berada di bawah tekanan dan harus bermain sebagaimana biasanya dengan meraih hasil terbaik," celoteh Ragil.
Aji Santoso resmi menukangi Persela sejak September 2017, menggantikan pelatih Herry Kiswanto yang menyatakan pengunduran dirinya.
Di Liga 1 musim lalu, legenda Timnas Indonesia itu berhasil mempertahankan Persela berada di kasta sepakbola tertinggi Tanah Air dengan finis di peringkat ke-13 klasemen akhir.
Baca Juga: Manchester United Resmi Datangkan Wan-Bissaka, Dikontrak 5 Tahun
Sementara itu, melalui akun Instagram resmi Persela, Aji Santoso juga telah menyatakan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala Persela Lamongan melalui unggahan video.
"Mulai hari ini saya resign dari Persela. Kenapa di pertandingan kelima? Karena menurut saya cukup tepat. Alasannya dari pertandingan sampai kelima belum menang, kemudian juga biar ada waktu untuk memperbaiki tim dari pelatih baru nanti," demikian pernyataan Aji Santoso.
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang