Suara.com - Asisten Pelatih Persija Jakarta Eduardo Perez angkat bicara tentang pertandingan Liga 1 2019 kontra Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Eduardo mengaku paham jika pertandingan kontra Persib adalah pertandingan sarat gengsi mengingat rivalitas kedua tim.
"Persib dan Persija seperti El Classico ya saya tahu, saya juga tahu sebelumya Persib kalah atas Persebaya. Tapi laga nanti jelas jauh berbeda kita tahu big match dan rivalitas tinggi di laga ini," katanya saat ditemui usai latihan di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Senin (8/7/1019).
"Tentu saja Persib datang dengan keinginan menang dan kita juga ingin menang. Saya harap dan yakin nanti akan menjadi laga yang menarik," tambahnya.
Lebih lanjut, Eduardo menyadari pertandingan melawan Persib tidak akan mudah. Sebab, tim Pangeran Biru banyak dihuni oleh pemain-pemain yang memiliki kualitas.
Lelaki asal Spanyol itu mengaku jika Persib pasti termotivasi untuk memenangkan pertandingan. Apalagi, sebelum melawan Persija, tim asuhan Robert Rene Alberts itu takluk 0-4 oleh Persebaya Surabaya.
"Kita tahu Persib seperti apa dan kita juga sudah menganalisa permainan mereka. Mereka punya pemain yang bagus dan merupakan tim yang kuat tentu menjadi sangat sulit untuk laga nanti, tapi pada saat ini saya pikir kita juga sangat kuat," ungkapnya.
"Meskipun Persib kalah di laga sebelumnya tapi saya tahu pasti para pemain di liga ini merupakan pemain profesional. Saya pikir tahun ini Liga 1 memiliki level yang tinggi dengan tim yang bagus-bagus, tentu laga nanti berbeda dengan laga lainnya karena ini El Classico," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey