Suara.com - Striker asal Italia, Stephan El Shaarawy, resmi bergabung klub asal Cina, Shanghai Shenhua. Keputusan ini cukup mengejutkan karena penyerang 26 tahun itu sebelumnya sempat memberikan bantahan.
El Shaarawy resmi pindah ke Shanghai Shenhua pada Senin (8/7/2019). Ia dikabarkan akan dikontrak selama tiga tahun dengan bayaran cukup fantastis, yakni 15 juta euro per musim atau sekitar Rp 238,9 miliar.
Namun, El Shaarawy sebenarnya sempat menampik akan hijrah ke Cina. Sebab, ia merasa masih mampu untuk bersaing di Eropa dan terlalu muda untuk pergi ke kompetisi negara Asia.
Terkait perubahan keputusan itu, El Shaarawy mengaku ada banyak hal yang menjadi pertimbangan. Ia juga menerangkan bahwa meninggalkan AS Roma bukanlah keputusan yang mudah setelah tiga musim lebih menghadapi suka dan duka di Ibukota Italia.
"Saya awalnya berharap akhir yang berbeda, tapi kita tidak selalu dapat apa yang diinginkan. Ada banyak, terlalu banyak, faktor yang jadi pertimbangan dalam situasi seperti ini dan kadang itu tidak cuma tergantung kita," tulis El Shaarawy.
"Ini adalah keputusan yang sulit dan berat, tapi dalam hidup kita selalu mencapai titik di mana pilihan tertentu harus dibuat, ketika kita menimbang segalanya, untuk karier dan di atas segalanya, hidup kita. Saya sadar kalau saya bergabung ke dunia 'baru' dengan perspektif baru, sambil melanjutkan apa yang selama ini terus saya jalani," lanjutnya.
"Yang pasti adalah tidak ada yang bisa menghapus emosi yang saya rasakan saat bermain dengan seragam ini, dari gol tendangan tumit di laga debut sampai tepuk tangan terakhir di Olimpico! Itu yang akan selalu tinggal di hati saya, terlepas dari semuanya! Ini bukan selamat tinggal... terima kasih Roma," tutup mantan bintang AC Milan itu.
El Shaarawy bergabung dengan AS Roma pada pertengahan musim 2015/2016. Selama tiga setengah musim berseragam Serigala Ibu Kota, ia telah mengemas 40 gol dan 26 assist dari 139 pertandingan.
Baca Juga: Capai Kesepakatan, De Ligt Semakin Dekat Gabung Juventus
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Biang Kerok itu Bernama Vinicius Jr: Mau Nyenggol Ogah Disenggol
-
Ivar Jenner Akui Super League Tak Jauh Berbeda dengan Liga Belanda, Ini Alasannya
-
Ucap Syahadat di Madrid, Brahim Diaz Masuk Isam di Ramadan 2026
-
Ambisi Persija Jakarta Lawan Borneo FC, Dony Tri Pamungkas Optimistis Amankan 3 Poin di JIS
-
Insiden Latihan di JIS Bikin Borneo FC Geram, Dandri Dauri Bandingkan Servis Nyaman Stadion Segiri
-
Emil Audero Ambil Sisi Positif dari Kekalahan Pahit Cremonese atas AC Milan
-
Mauricio Souza Bicara Soal Mental Juara Jelang Persija vs Borneo
-
Persija Akui Telat Kasih Surat Latihan Resmi, tapi Sayangkan Narasi Pihak Borneo FC
-
Inter Milan Kirim Pemandu Bakat Saat Sassuolo Kalahkan Atalanta, Jay Idzes Dipantau?
-
Latihan Resmi Borneo FC Sempat Dilarang di JIS, Manajer Sindir Persija: Ilmunya Kami Bawa ke IKN