Suara.com - Klub Liga Italia Serie A, Atalanta diyakini sudah mendapat persetujuan untuk menjadikan San Siro sebagai home alias kandang mereka saat tampil di ajang Liga Champions musim depan.
Kabar ini dipertegas dengan pernyataan dari kapten Atalanta, Alejandor Papu Gomez, yang praktis telah mengonfirmasi jika timnya akan memakai San Siro sebagai kandang.
Seperti diketahui, Atalanta berhak tampil di babak fase grup Liga Champions 2019/2020 usai tampil apik di Liga Italia musim lalu.
Gli Oribici --julukan Atalanta-- menyegel tiket ke kompetisi antarklub paling elite Eropa setelah finis ketiga di klasemen Liga Italia musim 2018/2019.
Atalanta mengakhiri musim di depan Inter Milan yang finis keempat, serta AC Milan yang gagal tampil di Liga Champions setelah hanya finis kelima.
Sebelumnya, dewan kota Milan diketahui telah memberi persetujuan pada proposal Atalanta yang ingin meminjam San Siro.
Meski demikian, pihak Atalanta tetap membutuhkan izin dari AC Milan selaku pengguna resmi stadion tersebut selain Inter Milan.
Pada awalnya, niatan Atalanta menggunakan San Siro mendapat penolakan dari tifosi Milan. Namun, Gazzetta dello Sport kini mengklaim jika Gli Oribici sudah mendapat lampu hijau.
Hal ini dipertegas dengan pernyataan dari Papu Gomez, second striker andalan Atalanta.
Baca Juga: Fenomena Atalanta: Bujet Minim, Prestasi Maksimal
"Kami (Atalanta) ingin berterima kasih pada Inter dan Milan, yang telah menerima kami dalam stadion kalian yang sungguh luar biasa," demikian pernyataan singkat pemain berusia 31 tahun itu seperti dimuat Bleacher Report Football.
Sebagai informasi, Atalanta memang tidak bisa menggunakan kandang asli mereka, yakni Stadio Azzurri d'Italia yang akan berganti nama menjadi Gewiss Arena, lantaran sedang menjalani proses renovasi untuk memenuhi kriteria UEFA.
Well, dengan ini San Siro dipastikan akan menjadi rumah bagi Atalanta dan tentunya juga Inter Milan, di pentas Liga Champions musim 2019/2020.
Sementara itu, AC Milan sendiri akhirnya urung tampil di Liga Europa 2019/2020 lantaran telah dicoret dari kompetisi karena melanggar aturan Finansial Fair Play (FFP).
Berita Terkait
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi
-
Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi