Suara.com - Setelah melepas Vladimir Vujovic, PSIM Yogyakarta langsung bergerak cepat. Sebagai gantinya, klub berjuluk Laskar Mataram itu resmi memperkenalkan Aji Santoso sebagai pelatih anyar.
CEO PSIM, Bambang Susanto, memiliki alasan tersendiri mengapa menunjuk Aji Santoso. Salah satunya karena memiliki kesamaan visi untuk mewujudkan target tim promosi ke Liga 1 2020.
Aji Santoso pun sudah diajak Bambang Santoso untuk menyaksikan pertandingan PSIM versus PSBS Biak di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (14/7/2019). Namun, tanda tangan kerja sama keduanya baru dilakukan pagi tadi, Senin (15/7/2019) di salah satu hotel ternama Yogyakarta.
"Dalam mencari pengganti Vlado, saya berjumpa dengan Pak Aji. Jadi, seperti yang selalu bilang, saya mencari chemistry yang cocok," kata Bambang Susanto di Wisma PSIM.
"Setelah pembicaraan beberapa kali, saya merasa mendapatkan suatu kedekatan dan chemistry yang sama untuk memajukan PSIM dan masih percaya target Liga 1 akan tercapai," lanjutnya.
"Dan walaupun kami nonton PSIM bersama, apakah resmi atau belum, saya bilang belum karena belum tanda tangan kontrak. Tadi pagi setelah semua difinalisasi, kami sudah tanda tangan resmi dengan Pak Aji sebagai coach PSIM selanjutnya," tegas pengusaha Jakarta itu.
Selain memperkenalkan Aji Santoso, Bambang Susanto juga memperkenalkan David MP Huturuk sebagai manajer anyar. Ia diplot untuk menggantikan Effendi Syahputra yang sebelumnya mundur bersama pelatih Vladimir Vujovic.
"Demikian mengenai manajer tim, kami resmi menunjuk Pak David sebagai pengganti Pak Effendi. Diharapkan, ini bisa menjadi kolaborasi yang baik untuk meraih target kami," tutup pria kelahiran Semarang tersebut.
PSIM mengusung target promosi ke Liga 1 musim depan. Saat ini, tim yang dibintangi oleh Cristian Gonzalez itu masih tercecer di posisi enam klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019, setelah dua kali memang dan dua kali kalah.
Baca Juga: Jinakkan Keganasan Persebaya, PSS Sleman Tembus Empat Besar
Berita Terkait
-
Putra Presiden Jokowi Tebar Kode Bakal Sponsori Persis Solo
-
Susul Vlado, Effendi Syahputra Ikut Mundur dari PSIM Yogyakarta
-
Vladimir Vujovic Mundur dari Kursi Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Aji Santoso Mundur, Nil Maizar Mendekat ke Persela Lamongan
-
Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan Ketiga Liga 2 2019, PSCS Belum Terkalahkan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair