Suara.com - Mantan bek Timnas Inggris, Danny Mills mengaku bingung dengan Arsenal yang saat ini belum mendatangkan pemain baru di lini pertahanan. Eks pemain Chelsea, Gary Cahill yang memiliki potensi di lini belakang Meriam London disarankan untuk segera didatangkan di musim 2019/2020 ke Emirates.
Lini pertahanan Arsenal dinilai cukup buruk pada musim lalu. Buktinya selama gelaran Liga Primer Inggris, Meriam London kebobolan hingga 51 gol.
Bukan hanya Arsenal yang buruk dalam menahan serangan. Masih ada Manchester United yang mengoleksi lebih banyak kebobolan, yakni 54 gol.
Tentu saja evaluasi yang patut dibenahi pelatih Unai Emery adalah, memperkokoh pertahanan dengan menghadirkan pemain bek baru. Namun, hingga hari ini Meriam London tak kunjung memperbarui pemain belakang yang dinilai harus segera diganti.
Gerak lambat Meriam London menyulut mantan bek Manchester City, Danny Mills membuka suara. Dia menyarankan untuk segera merekrut gary Cahill yang berstatus bebas transfer. Mengingat uang belanja Emery yang dinilai sedikit, dia harus segera mendatangkan Cahill sesegera mungkin.
"Dia (Cahill) memang tak sebaik John Terry, namun dia tak jauh dari kemampuan Terry di lini pertahanan. Dia memiliki pengalaman, bagaimana pemain lain dapat belajar darinya di dalam dan luar lapangan," kata Mills dikutip dari Talksport, Rabu (17/7/2019).
"Dia memiliki nilai lebih untuk tim, maka tak perlu repot untuk merekrutnya di musim ini. Mengapa klub seperti Arsenal, bahkan Manchester United belum mendatangkannya?," tanya eks pemain Leeds United ini.
"Saya mengerti jika orang-orang berpikir tak ingin merekrut pemain lebih dari usia 30 tahun. Namun hal itu tak berlaku lagi. Lihat Zlatan (Ibrahimovic), usia 36 tahun di MU dapat menunjukkan performa yang luar biasa," jelasnya.
Ini bukan hanya kemampuan bermain. Namun atribut lain yang dimiliki pemain dapat menjadi nilai lebih baik untuk menularkan pengalaman yang dia miliki ke dalam klub," pungkas Mills.
Baca Juga: Olivier Giroud Merasa Prihatin dengan Konflik Koscielny vs Arsenal
Terpisah, skuat asuhan Unai Emery memang dalam performa yang kurang baik selepas ditinggal pelatih legendanya, Arsene Wenger.
Kendati demikian, Lacazette dan kawan-kawan masih bisa membuat publik terkesima. Arsenal sukses lolos ke partai final Liga Eropa musim lalu dan berada di peringkat lima klasemen Liga Primer Inggris 2018/2019.
Hal itu diprediksi bisa menjadi modal tampil lebih baik dengan strategi yang diperbarui termasuk membenahi lini pertahanan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya