Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, terus berburu pemain jelang bergulirnya SEA Games 2019 di Filipina pada akhir November mendatang. Itu semua demi mendapatkan pemain-pemain terbaik untuk memperkuat skuat asuhannya.
Pada pemusatan latihan Juli 2019 ini, Indra memanggil 26 pemain untuk dijajal kemampuannya. Dari ke-26 pemain tersebut nantinya yang terpilih akan masuk ke dalam 40 pemain yang didaftarkan untuk entry by name SEA Games 2019.
Dari 40 pemain terpilih nantinya akan dipangkas setengahnya menjadi 20 orang untuk didaftarkan. Dari 20 tersebut ada tiga pemain senior yang harus dimasukkan sesuai regulasi yang ada di SEA Games 2019.
Itu artinya, hanya akan ada 17 pemain terpilih untuk ikut serta di SEA Games 2019. Sebanyak 40 pemain harus berjuang memperebutkan posisi terbaik saat pemusatan latihan berikutnya.
Indra mengatakan bakal terus memantau pemain-pemain yang memiliki potensi memperkuat timnas Indonesia U-23 untuk diajak seleksi. Baik itu dari Liga 1, Liga 2, ataupun Liga 3.
Namun, mantan pelatih Bali United itu memprioritaskan pemain yang selalu dapat menit bermain saat membela klubnya. Sebab, kemampuan pemain yang dimaksud pastinya telah diketahui.
"Prioritas utama adalah pemain-pemain yang main di klub," kata pelatih yang sukses membawa timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF tahun 2013, usai memimpin latihan di Stadion Madya, Senayan, Selasa (23/7/2019).
Meski begitu, pelatih asal Sumatera Barat ini membuka peluang memanggil pemain yang jarang diturunkan saat membela klub. Namun, pemain yang bersangkutan harus bisa menunjukkan kualitas sesuai kriteria yang Indra inginkan.
"Bisa saja. Karena saya yakin walau tidak ikut bermain tapi tetap ikut latihan (di klub). Saya pikir hanya jam terbang saja kurang," ungkap Indra Sjafri.
Baca Juga: Indra Sjafri Terkejut dengan Para Pemain Baru di TC Timnas Indonesia U-23
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak
-
5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota
-
Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius
-
PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat
-
The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?
-
Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja
-
Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
-
Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif