Suara.com - Poin kembali diraih Barito Putera pekan ini. Sukses mengimbangi Persela Lamongan di laga sebelumnya, di pekan ke-11 Liga 1 2019 Barito Putera kembali mengantongi tambahan satu poin usai menahan imbang PSS Sleman.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/7/2019), Barito Putera yang bertindak sebagai tim tamu sempat tertinggal lebih dulu.
Tekanan yang dilancarkan PSS di awal laga berhasil membuahkan penalti enam menit bola bergulir. Brian Ferreira yang maju sebagai algojo pun sukses menghujamkan bola ke gawang tim tamu dan mengubah skor menjadi 1-0.
Namun keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Satu menit berselang, papan skor kembali imbang setelah Gavin Kwan Adsit mengubahnya menjadi 1-1 yang bertahan hingga turun minum.
Tujuh menit bola bergulir di babak kedua, stadion Maguwoharjo kembali bergemuruh. Gol Ievgen Bokhashvili di menit 52 kembali membawa tuan rumah memimpin 2-1.
Tertinggal satu gol, ditengah gempuran tim tuan rumah, para pemain Barito mencoba tenang dan fokus. Mununggu datangnya kesempatan.
Kesempatan yang ditunggu itupun datang di menit 77. Lewat skema serangan balik cepat, Gavin Adsit kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.
Dengan tambahan satu poin, Barito Putera yang kini mengantongi sembilan poin dari 11 laga kembali menjadi menjauh dari zona merah. Barito saat ini menempati posisi 13 klasemen sementara Liga 1 2019.
Sementara PSS beranjak ke posisi 10 dengan 13 poin dari 10 pertandingan.
Baca Juga: PSS Dihajar Bali United, Seto Nurdiantoro: Kami memang Kalah Kelas
Berita Terkait
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Kabar Duka, Pendiri PSS Sleman Sudarsono KH Meninggal Dunia
-
Persiapan Maksimal, Teco Optimis Barito Putera Raih Kemenangan di Laga Perdana Championship
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan