Suara.com - Arsenal belum sekalipun tampil bersama Nicolas Pepe dalam pertandingan uji coba. Namun, sang pemain berpeluang tampil saat Arsenal menghadapi Newcastle United di laga perdana Liga Primer Inggris 2019/2020.
Arsenal berhasil mendatangkan Pepe dari Lille pada bursa transfer musim panas 2019. Tak tanggung-tanggung, biaya sebesar 72 juta euro digelontorkan untuk bisa menggaet pemain 24 tahun itu.
Pepe pun telah melakoni latihan perdana bersama The Gunners, Jumat (2/8/2019). Hanya saja, ia tidak dimainkan ketika Arsenal tumbang 1-2 dari Arsenal di ajang Trofeo Joan Gamper kemarin.
Manajer Arsenal, Unai Emery, sengaja tidak memainkan Pepe saat menghadapi Barcelona. Namun, ia berharap pemain asal Pantai Gading itu bisa tampil saat Arsenal melawan Newcastle United pada laga pertama Liga Primer Inggris 2019/2020.
"Pepe sudah berlatih bareng kami selama dua hari dan kami rasa lebih baik untuknya berlatih sendiri (ketimbang harus bertemu Barcelona)," ujar Emery, dikutip dari Sportskeeda.
"Kami akan punya sesi latihan bersama lagi pada hari Senin. Kami bisa mendapat informasi darinya setiap hari. Kami harap dia bisa langsung dimainkan akhir pekan ini melawan Newcastle," tuturnya menambahkan.
Pepe digadang-gadang sebagai mesin gol baru Arsenal, setelah membuat 22 gol dan 11 assist bersama Lille pada musim 2018/2019. Namun, Unai Emery memastikan tidak ingin buru-buru. Ia ingin memberi kesempatan Pepe untuk beradaptasi lebih dulu dengan kompetisi baru.
"Saya ingin mencoba bersabar dengannya. Dia punya situasi yang sama dengan para pemain yang baru bergabung dalam beberapa hari terakhir. Contohnya, Lucas Toreira, setelah sepekan berlatih, dia bermain selama 10 menit," kata nakhoda asal Spanyol itu.
"Hal yang sama berlaku untuk Pepe. Setelah dua kali berlatih, saya rasa lebih baik untuknya tetap berlatih, bekerja bareng kami, tanpa harus bermain," tuturnya menutup.
Baca Juga: Maguire: Saya Bangga Jadi Pemain Manchester United
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah