Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia alias timnas senior, Simon McMenemy dan juru taktik Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri bertatap muka di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (5/8/2019) malam. Keduanya menyaksikan langsung laga lanjutan Liga 1 2019 antara Bhayangkara FC vs Madura United.
Selain menyaksikan pertandingan tersebut, ternyata kedua pelatih tersebut membahas sesuatu. Hal yang dibahas tidak lain adalah mengenai program timnas masing-masing.
Keduanya tidak ingin adanya saling bentrok dalam hal melakukan persiapan. Timnas Indonesia U-23 sendiri akan menggunakan jasa tiga pemain senior untuk ajang SEA Games 2019 pada November mendatang di Filipina.
Sementara itu, timnas senior akan menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2022 serta Piala Asia U-23 yang akan berlangsung mulai 5 September 2019.
Jadwal itu membuat persiapan kedua tim berlangsung sangat berdekatan. Apalagi, kompetisi Liga 1 2019 masih berjalan.
"Kami diskusikan kira-kira supaya waktunya jangan bentrok antara Simon dan saya, karena nanti Simon juga ada agenda kualifikasi, saya juga punya kepentingan ambil pemain senior," ungkap Indra Sjafri di Stadion Madya, Senayan.
"Saya tidak mau ada waktunya yang tidak pas. Kami diskusikan dan oke-oke saja," terang mantan pelatih Bali United itu.
Meski begitu, Indra memastikan siap menyumbangkan pemain-pemainnya di Timnas Indonesia U-23 jika memang dibutuhkan oleh McMenemy untuk memperkuat timnas senior.
"Oh, siap! Ya, kan U-23 memang support untuk timnas senior. Yang ini kan enak banget antara pelatih U-16, U-19, dan U-23, sampai senior. Komunikasi berjalan bagus, jadi nggak ada masalah," tandas Indra.
Baca Juga: Indra Sjafri Pede Bisa Boyong Egy Maulana ke SEA Games 2019, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia!
-
Bukan Sekadar Menang 5-1, Gaya Main Mitchell Baker Cs Bikin Indonesia Dijagokan Juara Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir