Suara.com - Gelandang Juventus, Adrien Rabiot mengaku tak sabar mengawali debut perdananya di Liga Italia 2019/20. Si Nyonya Tua akan membuka gelaran Seria A musim ini menghadapi tuan rumah Parma di Stadion Ennio Tardini, Sabtu (24/8/2019).
Rabiot resmi direkrut Juventus dari Paris Saint-Germain secara gratis setelah masa baktinya bersama raksasa Prancis habis pada 30 Juni 2019 lalu. Pemain asal Prancis ini meneken kontrak berdurasi empat tahun yang berakhir hingga 2023 mendatang.
Mengawali debut pertamanya di Italia, Rabiot sudah tak sabar menunjukkan performa apiknya bersama Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
"Secara pribadi, saya sudah tak sabar mengawali debut perdana disini (Juventus). Saya tak bisa menunggu petualangan ini. Saya merasa bugar, kita memiliki pekerjaan penting di musim panas ini dan siap menjalankan janji ini," kata Rabiot dikutip dari laman resmi Juventus.
"Menghadapi Parma akan terasa sulit, karena kami tim yang juga akan dikalahkan mereka. Dan tiap pemain di lapangan nanti bakal menunjukkan permainan terbaiknya untuk melawan kami. Namun begitu kami tak akan goyah," sambungnya.
"Pelatih membuat kesan yang baik kepada saya. Dia memiliki filosofi permainan yang memahami betul bagaimana seharusnya kita bermain, baik saat menyerang dan bertahan. Kami siap dengan konsep strategi yang diterapkan pelatih serta staffnya," tutur pemain 24 tahun tersebut.
Pelatih Maurizio Sarri diprediksi tak akan hadir pada laga perdana Parma vs Juventus. Sebelumnya Juventus membuat pernyataan jika pelatih 60 tahun tersebut menderita pneumonia dan harus beristirahat beberapa hari ke depan.
Lebih lanjut, Rabiot mengklaim jika adaptasinya bersama klub tak mengalami kesulitan. Dengan demikian, pihaknya bakal memberikan performa terbaik saat pembukaan Liga Italia 2019/20.
"Turin berbeda dari Paris, dia kecil namun indah. Saya menemukan ketertarikan dan beradaptasi dengan baik di sini. Sehingga sangat penting saya menunjukkan permainan yang baik di lapangan," tutupnya.
Baca Juga: Manajer Juventus Derita Pneumonia, ini Ciri Orang Paling Berisiko!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan