Suara.com - Maurizio Sarri, manajer Juventus kini tengah menderita pneumonia. Mulanya, pria 60 tahun ini menderita flu selama seminggu, lalu kondisinya menjadi lebih serius.
Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata Sarri menderita radang paru-paru. Penyakitnya ini juga tak jauh dari kebiasaannya yang suka merokok hingga 60 batang sehari.
"Dia tidak melakukan pelatihan di lapangan karena flu yang terus menerus, yang menyerang dirinya selama pekan lalu," tulis pernyataan Juventus, Senin (19/8/2019) lalu.
Seperti yang Anda ketahui pneumonia adalah infeksi paru-paru yang bisa menyerang satu maupun kedua paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.
Biasanya orang perokok lebih berisiko menderita penyakit ini. Tetapi, bukan berarti orang bukan perokok terbebas dari pneumonia.
Melansir dari UPMC Health Beat, adapun orang dengan faktor tertentu meningkatkan risiko pneumonia.
1. Anak-anak atau bayi yang masih berusia 2 tahun
2. Orang tua di atas usia 65 tahun
3. Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Kondisi ini biasanya banyak dialami penderita HIV/AIDS, pecandu alkohol, pasien transplantasi organ, dan kemoterapi.
Baca Juga: Idap Pneumonia, Manajer Juventus Merokok 60 Batang Sehari!
4. Pasien rumah sakit yang dirawat menggunakan ventilator
5. Orang dengan kondisi kronis termasuk asma, penyakit paru obstruktif kronik, paru-paru dan jantung, juga berisiko terkena pneumonia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien