Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy akhirnya buka suara terkait alasannya menggelar uji coba melawan Persika Karawang di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (25/8/2019) malam secara tertutup.
Laga uji coba ini digelar sebagai bagian dari persiapan Timnas Senior Indonesia sebelum melakoni laga derby akbar kontra Malaysia, pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, 5 September mendatang.
Pada laga uji coba yang dimenangkan Timnas Indonesia dengan skor telak 4-0 itu, awak media dan suporter memang tidak diperbolehkan masuk ke dalam stadion.
Padahal, tentu banyak suporter tim Garuda yang ingin mendukung secara langsung aksi Irfan Bachdim dan kolega di atas lapangan.
Well, tidak hanya uji coba, sesi latihan Timnas Indonesia dalam tiga hari terakhir juga digelar tertutup. Awak media hanya diperkenankan untuk mengambil gambar pada 15 menit awal sesi latihan saja.
Usai laga kontra Persika, McMenemy pun membeberkan alasannya soal uji coba dan latihan yang serba tertutup ini.
Pelatih 41 tahun asal Skotlandia itu rupanya menginginkan, dengan minimnya coverage, seluruh penggawa Timnas Indonesia bisa fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Kenapa kami menggelar tertutup? Karena ini buat pemain juga. Mereka bisa belajar dari kesalahan atau tidak malu-malu, karena kalau ada yang nonton, foto, atau merekam, pemain akhirnya jadi ragu-ragu," terang McMenemy saat ditemui di Stadion Pakansari.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tottenham Dipermalukan Newcastle di Kandang Sendiri
"Di sini kami menyemangati pemain untuk bisa berani membuat kesalahan, karena nanti ketika melawan Malaysia, panggungnya sudah lebih besar karena semua masyarakat nonton. Bukan hanya di stadion, tapi di seluruh Indonesia!" jelasnya.
Rencananya, Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Bhayangkara FC pada laga uji coba yang juga akan dihelat secara tertutup.
Laga tersebut juga sedianya akan digelar di Stadion Pakansari, 28 Agustus mendatang.
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey