Suara.com - Gelandang Manchester United, Andreas Pereira tak ingin meremehkan calon lawannya yang akan menunggu di Stadion St Mary's pada lanjutan Liga Primer 2019/20, Sabtu (31/8/2019). Setan Merah akan bertandang ke markas Southampton pukul 18.30 WIB.
Andreas menjadi gelandang kepercayaan Ole Gunnar Solskjaer pada pertandingan perdana klub menghadapi Chelsea. Bahkan pemain asal Belgia tersebut ikut menyumbangkan satu assist pada kemenangan klub yang membantai The Blues 4-0.
Dua laga terakhir menghadapi Wolves dan Crystal Palace, pemain jebolan akademi Manchester United itu belum diterjunkan kembali sang pelatih. Kendati demikian, dirinya mengklaim dalam keadaan bugar dan siap dimainkan jika pelatih memanggilnya.
"Saya sangat nyaman dan merasa kuat dan bugar untuk pertandingan ini dibanding saat berlatih. Pertandingan perdana yang saya mainkan terasa sangat menyenangkan. Saya dapat membantu assist dan membawa klub menang. Bagaimanapun saya siap jika manajer menerjunkan saya dalam laga," ungkap dia dikutip dari laman resmi klub.
Disinggung soal dua pertandingan yang tak dia bela, Andreas mengungkapkan itu bisa saja bukan keberuntungan bagi timnya. Namun begitu masih ada lawan yang harus dihadapi. Dia menilai Southampton bukan tim yang kecil, sehingga tak ingin meremehkan saat bermain di laga tandangnya.
"Kami tak dalam keberuntungan yang baik saat itu, mungkin saja. Tetapi kita harus tetap melaju dan bergerak dengan keyakinan kami sendiri. Pertandingan kedua dan ketiga memang tak mendapat hasil yang kami harapkan. Namun pertandingan selanjutnya menjadi momen untuk mengembalikan kemenangan yang sama."
"Southampton memiliki permainan yang militan saat menjamu Liverpool. Hal itu menunjukkan jika mereka bukanlah tim yang remeh dan mudah dikalahkan. Mereka akan menyerang balik, apalagi mereka bermain di kandang. Itu akan menjadi pertandingan yang sulit," pungkasnya.
Terpisah, Southampton dinilai cukup membuat tim-tim tamu frustasi saat bertandang ke St Mary's. Klub besutan Jurgen Klopp hanya menang tipis 1-2.
Kendati demikian, berlaga di tiga kompetisi sepak bola tertinggi Inggris, Ralph Hasenhüttl dan kolega baru mengemas satu kemenangan. Saat ini klub tersebut masuk ke zona degradasi di peringkat 18 dengan koleksi 3 poin.
Baca Juga: Ole: Andreas Pereira Mampu Gantikan Ander Herrera
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah