Suara.com - Meski telah dicoret dari tim, Persija Jakarta masih memiliki andil besar terhadap Bruno Matos. Persija masih memegang masa depan pemain asal Brasil tersebut.
Ya, Bruno Matos telah digantikan oleh Joan Tomas. Pemain asal Spanyol tersebut telah diperkenalkan, Sabtu (31/8/2019).
Dalam kesepakatannya, Macan Kemayoran --julukan Persija-- baru akan memutuskan kontrak Bruno Matos, jika ia pulang ke Brasil. Beda cerita jika sang pemain memilih menetap di Indonesia.
Beberapa waktu terakhir, Matos dikabarkan bakal merapat ke Persebaya Surabaya. Namun, CEO Persija Ferry Paulus tidak akan membiarkan itu terjadi.
Menurutnya, jika Matos ingin tetap berkarier di Indonesia, harus sesuai dengan arahan Persija. Artinya, Persija, lah yang memilih klub baru untuk Bruno Matos.
"Beberapa hari sebelum kami memutuskan untuk mendatangkan dua pemain baru, kami sudah sepakat untuk tidak lanjut lagi dengan Bruno Matos dan Steven Paulle," kata Ferry Paulus di Kawasan Bekasi, Sabtu (31/8/2019).
"Kemudian, Bruno Matos sebenarnya mau pulang ke Brasil. Kalau dia pulang ke Brasil, pasti kami setujui. Lalu ada opsi juga untuk menawarkan dia bermain bersama klub-klub Indonesia, tetapi dia tetap memilih keluar dan kembali ke Brasil," ia menambahkan.
Ternyata, ada perkembangan terbaru yang diperoleh oleh Persija. Bruno Matos ingin bermain di salah satu klub yang ada di Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Persija Jakarta Vs Perseru Badak Lampung di Liga 1 2019
"Kalau dia mau bermain (di Indonesia), tentunya kami akan memilih klub mana yang kami tunjuk untuk Bruno Matos. Kenapa, karena dia pemain kami," tegasnya.
"Tidak ada sejarahnya dalam sepak bola Real Madrid meminjamkan pemainnya ke Barcelona. Lalu Liverpool memberikan pemainnya ke Manchester United, atau sebaliknya. Jadi dia tidak bisa memilih klub di Indonesia karena dia merupakan pemain kami," Ferry menegaskan.
Dengan tegas, Ferry kembali mengingatkan tidak akan melepas Matos ke klub yang dianggap "Rival". Ferry tidak ingin nantinya, Bruno Matos menyulitkan Persija.
"Sekali lagi kami akan lepas dia kalau mau pulang ke Brasil. Kalau dia mau bermain di Indonesia, ya harus ikuti aturan kami," ujar Ferry.
"Pasti kami tidak akan kasih izin dia (ke Persebaya), itu malapetaka. Tidak ada tendensi seperti apa antara Persija Jakarta dengan Persib Bandung ataupun Persebaya Surabaya," ucapnya.
"Tetapi tentunya kami harus punya sensitivitas bahwa pemain ini akan menyulitkan kami atau tidak bila bermain di tim lain," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Reuni di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Sambut Kedatangan Mauro Zijlstra
-
Sempat Dirumorkan ke Persib, Cyrus Margono Justru Dilaporkan Gabung Persija
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
-
Amin Younes Pilih Bertahan di FC Schalke 04, Fokus Bantu Promosi ke Bundesliga
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap