Suara.com -
Romelu Lukaku mengaku sangat senang kembali mencetak gol untuk membawa Inter Milan meraih kemenangan keduanya di Serie A, meskipun dirinya sempat menjadi korban serangan rasial fans Cagliari.
Romelu Lukaku mencetak gol dari titik penalti di menit ke-72 guna memastikan kemenangan Inter Milan 2-1 atas Cagliari di Sardegna Arena, Senin (2/9/2019) dini hari WIB.
Namun saat akan mengeksekusi penalti, Lukaku mendapat serangan rasial dari suporter Cagliari, dimana dari tribun penonton terdengar suara teriakan monyet.
Sementara Lukaku lebih memikirkan kemenangan bagi Inter Milan setelah mencetak gol keduanya di dua laga Liga Italia musim ini setelah diboyong dari Manchester United.
"Saya sangat senang dengan dua kemenangan pertama di liga ini dan tentang kesuksesan diraih malam ini," ungkap Romelu Lukaku kepada Inter TV.
"Itu pertandingan yang sulit, kami harus berjuang tetapi itulah yang harus kami lakukan di setiap pertandingan, saya senang untuk tim dan untuk para fans kami."
"Mencetak gol dengan mengenakan jersey ini adalah sebuah perasaan yang hebat, saya ingin lebih membantu tim, melalui assist juga: gol terus berlanjut seperti ini," ungkapnya seperti dilansir Sportskeeda.
Lukaku mencetak gol kemenangan Inter setelah gol pembuka di babak pertama dicetak oleh rekan duetnya Lautaro Martinez sempat disamakan oleh pemain Cagliari Joao Pedro.
Striker internasional Belgia ini pun senang dengan duetnya dengan Martinez. "Ini meningkat dari minggu ke minggu dan saya senang dengan golnya, yang penting bagi kami."
Baca Juga: Inter Milan Menang Lagi, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Italia
"Sekarang akan ada jeda untuk tim nasional, akan penting kami semua kembali dalam kondisi baik dan kemudian bekerja dengan baik dalam persiapan untuk pertandingan di San Siro melawan Udinese dan Slavia Prague [di Liga Champions]," pungkas Lukaku.
Berita Terkait
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar