Suara.com - Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, tidak puas dengan keputusan wasit saat timnya ditahan imbang Arsenal. Ia merasa bisa meraih kemenangan jika wasit memberikan hadiah penalti.
Tottenham harus puas bermain imbang 2-2 melawan Arsenal pada pekan keempat Liga Primer Inggris 2019/2020 di Emirates Stadium, Minggu (1/9/2019). Padahal, Spurs sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Christian Eriksen dan Harry Kane.
Arsenal mampu bangkit dengan membalas dua gol melalui Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang. Namun, Tottenham berpeluang menambah satu gol lagi pada masa injury time, saat Harry Kane terjatuh di kotak penalti Arsenal.
Striker Timnas Inggris itu didorong oleh bek Meriam London, Sokratis Papastathopoulos, dari belakang. Akan tetapi, Martin Atkinson sebagai wasit tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran. Harry Kane justru dianggap melakukan diving.
Harry Kane tidak habis pikir dengan keputusan wasit Martin Atkinson. Ia merasa seharusnya pelanggaran seperti yang dirinya alami berbuah sebagai hadiah penalti.
"Itu merupakan dorongan yang telat dari pemain Arsenal. Saya berpikir, seharusnya itu pelanggaran," kata Harry Kane, dikutip BBC.
"Wasit mungkin berpikir kalau saya sedang mencari penalti di kotak Arsenal. Jelas itu 50:50, saya biasanya mendapatkan penalti seperti itu di beberapa pertandingan," imbuh striker 26 tahun tersebut.
Hasil imbang ini membuat Arsenal berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris 2019/2020 dengan koleksi tujuh poin. Sedangkan Spurs berada di urutan kesembilan dengan lima poin.
Baca Juga: Sadio Mane dan Mohamed Salah Bertengkar, Ini Tanggapan Kapten Liverpool
Berita Terkait
-
Arsenal dan Tottenham Sama Kuat, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Inggris
-
Arsenal vs Tottenham Hotspur: Derby London Utara Berakhir Sama Kuat
-
Roberto Firmino Cetak Sejarah Baru di Liga Primer Inggris
-
Manchester United Ditahan Southampton, Solskjaer Kecewa Berat
-
Tinggalkan Arsenal, Nacho Monreal Resmi Gabung Real Sociedad
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro
-
Prediksi Atletico Madrid vs Club Brugge: Duel Hidup-Mati di Metropolitano, Siapa Lolos ke 16 Besar?
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
-
St. Kitts and Nevis Disebut Bisa Bikin Timnas Indonesia Naik Level
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Absen Lawan Persita, Bojan Hodak Sebut Layvin Kurzawa Bakal Menggila Saat Persib vs MU
-
Pratama Arhan Naik Meja Operasi, Bangkok United Ungkap Kondisi Bek Timnas Indonesia