Suara.com - Alexis Sanchez telah pindah ke Inter Milan setelah hanya 19 bulan merumput bersama Manchester United dengan status pinjaman selama satu musim.
Sanchez diboyong oleh Manchester United dari Arsenal pada Januari 2018 dan dia mendapatkan gaji tertinggi di MU sekitar 400 ribu poundsterling per pekan.
Namun, pemain internasional Chile ini hanya mencetak lima gol dari 45 pertandingannya selama memperkuat klub berjuluk The Reds Devils ini.
Kini, Sanchez telah meninggalkan MU dan bergabung ke Inter Milan dengan status pinjaman selama satu musim, namun dia tak pernah menyesal pernah ke Old Trafford.
"Saya sangat senang saya pergi ke Manchester United," kata Sanchez kepada Bbc Sport. "Saya selalu mengatakan itu. Klub inilah yang paling banyak menang di Inggris."
"Saat saya pergi ke Arsenal itu fantastis - saya bahagia di sana - tetapi United tumbuh pada saat itu, mereka membeli pemain untuk memenangkan sesuatu," ujarnya.
"Saya ingin bergabung dengan mereka dan memenangkan segalanya. Saya tidak menyesal pergi ke sana," ungkap pemain berusia 30 tahun itu.
Sanchez telah mencetak 80 gol di 166 pertandingan untuk Arsenal setelah diboyong dari Barcelona pada Juli 2014. Namun kepindahannya di MU membuat performanya menurun.
Dia hanya mencetak dua gol dari 27 penampilannya bagi klub Premier League ini di musim lalu. Namun Sanchez cukup baik saat memperkuat timnas Chile di Copa America dimana dia mencetak dua gol.
Baca Juga: Alexis Sanchez Resmi ke Inter Milan
"Saya rasa saya senang ketika saya bermain untuk timnas saya," katanya. "Saya juga senang di Manchester United, tetapi saya selalu mengatakan kepada teman-teman saya: Saya ingin bermain."
"Jika mereka membiarkan saya bermain, saya akan melakukan yang terbaik. Terkadang saya bermain 60 menit maka saya tidak akan memainkan pertandingan berikutnya - dan saya tidak tahu mengapa," pungkas Sanchez.
Berita Terkait
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan