Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 September 2019 | 21:42 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy (kanan) memberikan instruksi kepada pemainnya saat melawan Timnas Malaysia pada laga perdana Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019) malam. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah dramatis dengan skor 2-3. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A]

Suara.com - Pelatih timmas Indonesia Simon McMenemy tidak ingin meremehkan kekuatan Thailand yang hanya membawa satu striker dalam lawatannya ke Jakarta. Menurut pelatih asal Skotlandia itu, meski hanya membawa satu bomber, Thailand tetap berbahaya.

Kedua tim akan saling bertarung untuk memburu kemenangan di laga kedua Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Pelatih Thailand Akira Nishino hanya memanggil satu striker, yaitu Supachai Jaided, untuk menjalani dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022. Yaitu menghadapi Vietnam dan Indonesia. Minimnya pilihan di lini depan diduga menjadi penyebab hasil imbang saat Thailand menghadapi Vietnam pada 5 September 2019.

"Selama mereka bermain dengan 11 orang tetap berbahaya. Tentu mereka punya pemain berteknik tinggi. Apalagi mereka punya pemain yang berkarier di luar negeri, tentu tantangannya akan berbeda," kata Simon dalam jumpa pers jelang pertandingan, Senin (9/9/2019).

Pemain Timnas Thailand Theerathon Bunmathan (tengah) bersama pemain lainnya mengikuti sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019). Latihan tersebut untuk persiapan melawan Timnas Indonesia pada Selasa (10/9), dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G zona Asia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz

Mantan pelatih Bhayangkara FC itu juga menegaskan jika timnya siap untuk mengamankan poin dari Thailand. Meski Indonesia memiliki catatan kurang bagus kala berhadapan dengan tim yang dijuluki Gajah Perang.

"Saya tekankan sekali lagi, saya sama sekali tidak terintimidasi dengan pemain Thailand. Saya tahu rekor kami tidak bagus dengan Thailand," ia menambahkan.

"Tapi saya siap untuk bermain besok dan sama seperti pertandingan melawan Malaysia, rekor yang ada itu memang untuk dipecahkan," ungkapnya.

Baca Juga: Tanpa Dua Pemain Andalan, Nishino Yakin Thailand Mampu Curi Poin di SUGBK

Load More