Suara.com - Gelandang Timnas Belgia, Kevin de Bruyne tak ingin besar kepala usai menjadi motor kemenangan tim saat menghadapi Skotlandia. Menurutnya fokus untuk memberikan performa di lapangan adalah hal yang utama, jika mendapat pujian atas kinerjanya hal tersebut merupakan bonus.
Belgia mencukur habis tim tuan rumah pada pertandingan Grup I kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Selasa (10/9/2019) dini hari WIB. Belgia menang dengan skor 0-4 atas Skotlandia.
Tiga gol yang disarangkan oleh Romelu Lukaku, Thomas Vermaelen dan Toby Alderweireld tak lepas dari kotribusi gelandang Manchester City, Kevin de Bruyne. De Bruyne juga mencetak satu gol untuk kemengan empat gol tanpa balas.
Disebut sebagai pahlawan untuk Belgia, De Bruyne tak ingin jemawa. Menurutnya kontribusi yang dia lakukan biar publik yang menilai.
"Untungnya saya tak bisa menilai itu. Saya merasa hanya harus bermain baik. Saya puas dan saya meresa baik saat itu," katanya seperti dikutip Sportskeeda.
"Saya sudah bermain di banyak pertandingan dan saya memulai dengat ritme peramainan yang ada. Hal itu penting karena masih banyak pertandingan yang harus saya lakoni," tuturnya.
"Jika karier Anda berakhir, Anda bisa melihat apa saja yang telah Anda kerjakan. Tapi saat ini saya hanya ingin memenangkan kompetisi. Lebih cepat kita melakukannya lebih baik. Itu juga sangat penting untuk sisa musim ini," tambah pemain 28 tahun ini.
Lebih lanjut, kemenangan Belgia atas Skotlandia menjadikan skuat asuhan Roberto Martinez masih memuncaki klasemen Grup I. Belgia mengemas enam pertandingan tanpa kekalahan dengan koleksi 18 poin. Selanjutnya Romelu Lukaku dan kawan-kawan akan menjamu San Marino 11 Oktober mendatang.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Eropa 2020: Lukaku Cetak Gol, Belgia Hajar Skotlandia 4-0
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti