Suara.com - Pelatih Madura United, Rasiman mengingatkan kepada para pemainnya untuk tidak melakukan kesalahan fatal saat menghadapi tuan rumah Borneo FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2019, Rabu (18/9/2019).
Rasiman berharap skuatnya bisa meladeni permainan militan Borneo FC saat tampil di markasnya, Stadion Segiri dan menginginkan lawatannya ke Samarinda tanpa tangan kosong dengan pulang membawa hasil poin.
"Setidaknya poin dari Samarinda ini bisa menutupi kegagalan kami pada laga kandang sebelumnya ketika ditahan imbang Barito Putra 2-2," kata Rasiman di Samarinda seperti dimuat Antara, Selasa (17/9/2019).
Menurut Rasiman, kehadiran pelatih Mario Gomez di Borneo FC telah menjadikan tim berjuluk "Pesut Etam" itu semakin kuat, dengan bukti sembilan pertandingan berturut- turut tidak pernah kalah.
"Saya mengenal betul karakterter pelatih Mario Gomez, karena saya juga pernah bersaing dalam liga di Malaysia, kehadiran di Borneo nampak membawa perubahan yang positif untuk tim, dan saat ini juga telah memunculkan sejumlah pemain baru yang bersinar seperti M Sihran, dan sejumlah pemain lama Borneo pun juga terlihat semakin matang," jelasnya.
Rasiman mengakui bahwa menghadapi Borneo FC merupakan ancaman serius bagi Madura United untuk bisa meraih poin, terlebih Borneo bertindak sebagai tuan rumah.
Oleh sebab itu, dia berharap para pemainnya menyiapkan fisik dan mental serta fokus menghadapi pertandingan.
"Pemain kami di timnas juga sudah mulai bergabung dan menunjukkan kesiapan untuk pertandingan, kami berharap mereka bisa beradaptasi usai melakoni laga timnas," tegasnya.
Sementara itu penjaga gawang Madura United M Ridho mengaku akan tampil profesional menghadapi mantan klub yang telah membesarkannya.
Baca Juga: Link Live Streaming Borussia Dortmund vs Barcelona
"Saat ini saya membela Madura United, tentunya saya akan profesional membela tim yang saya bela," jelas M Ridho.
Ia bertekad untuk mengawal gawangnya dari kebobolan, meski dia mengakui bahwa Borneo mempunyai banyak pemain yang berbahaya dan patut diwaspadai.
"Banyak pemain Borneo yang punya kecepatan dan naluri gol yang baik, seperti Umainello, sihran, dan juga Lerbi yang pintar memanfaatkan bola atas," pungkas Ridho.
Berita Terkait
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
-
Klasemen Terbaru BRI Super League Usai Persija Jakarta Tekuk MU 2-0 di GBK
-
Sejajarkan dengan Maracana! Pelatih Brasil Terkesima Kemegahan GBK Jelang Lawan Persija
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Madura United di BRI Super League, 23 Januari 2026 Malam Ini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri