- PSSI memproses naturalisasi Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker untuk memperkuat kualitas skuad Timnas Indonesia.
- Langkah strategis ini dilakukan guna mengejar target jangka panjang menembus 50 besar peringkat FIFA dunia.
- Kedua pemain akan diproyeksikan tampil pada berbagai kompetisi internasional hingga tahun 2031 mendatang di berbagai negara.
Suara.com - PSSI menilai proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker sebagai langkah strategis untuk mendukung target jangka panjang Timnas Indonesia menembus 50 besar peringkat FIFA.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengatakan kehadiran kedua pemain keturunan tersebut diperlukan untuk memperkuat kualitas skuad Garuda dalam upaya meningkatkan daya saing di level internasional.
“Kedua atlet ini diperlukan untuk mencapai target peringkat 50 besar FIFA. Saat ini Indonesia berada di peringkat 118 dunia,” kata Sumardji dalam rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Hukum, serta Komisi XIII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Menurut Sumardji, target masuk 50 besar FIFA merupakan program jangka panjang yang diproyeksikan tercapai dalam kurun waktu lebih dari lima tahun.
Selain itu, PSSI juga menargetkan Timnas Indonesia mampu menembus 10 besar peringkat Asia.
PSSI juga memasang target ambisius lainnya, yakni lolos secara konsisten ke putaran final Piala Dunia dan Piala Asia dalam beberapa edisi mendatang.
Sumardji menjelaskan, naturalisasi Luke dan Mitchell tidak hanya bertujuan menambah kekuatan tim nasional, tetapi juga memperdalam kualitas skuad di setiap posisi. Dengan demikian, pelatih memiliki lebih banyak pilihan pemain yang memiliki kemampuan setara di berbagai lini.
Selain memperkuat tim nasional, kehadiran kedua pemain tersebut diharapkan dapat memberikan transfer pengetahuan dan pengalaman sepak bola internasional yang bermanfaat bagi perkembangan sepak bola Indonesia, baik di level tim nasional maupun kompetisi domestik.
Dalam proyeksi jangka pendek lima tahun ke depan, Luke dan Mitchell dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di sejumlah ajang internasional, seperti ASEAN Championship 2026, FIFA Series periode 2026–2031, serta Piala Asia AFC 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Baca Juga: Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Keduanya juga masuk dalam rencana jangka menengah untuk menghadapi ASEAN Championship 2028, Kualifikasi Piala Dunia 2030, ASEAN Championship 2030, Piala Dunia 2030, hingga Piala Asia AFC 2031.
Mitchell Lee Baker saat ini memperkuat tim sepak bola Georgetown University yang berlaga di kompetisi NCAA Amerika Serikat. Penyerang berusia 19 tahun tersebut memiliki darah Indonesia dari garis keturunan sang ibu, Maureen Lee Baker. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Sementara itu, Luke Anthony Vickery berposisi sebagai pemain sayap dan bermain untuk Macarthur FC yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia. Pemain berusia 20 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Cherie Claudine Vickery. Nenek Luke, Hetty Nanda, diketahui lahir di Medan, Sumatera Utara.
Dengan tambahan dua pemain keturunan tersebut, PSSI berharap kualitas dan kedalaman skuad Timnas Indonesia semakin meningkat guna mendukung pencapaian target jangka panjang di tingkat Asia maupun dunia.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur