Suara.com - Pelatih Timnas China U-16, Antonio Puche Vicente memuji penampilan Timnas Indonesia U-16. Menurut Antonio, skuat Garuda Asia --julukan Timnas U-16-- menampilkan permainan terbaik saat berhadapan dengan timnya.
Seperti diketahui, China bermain imbang 0-0 dengan Timnas Indonesia U-16 pada laga pamungkas Grup G kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (22/9/2019) malam.
Dengan hasil ini, China pun berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-16 di Bahrain tahun depan sebagai juara Grup G.
Sementara itu, Indonesia juga berhasil melangkah ke turnamen dengan status sebagai salah satu runner-up grup terbaik di babak kualifikasi ini.
"Ini laga yang sulit untuk kedua tim. Pemain melakukan pekerjaannya dengan bagus. Kami senang dengan tim kami dan tim Anda (Indonesia U-16). Anda punya tim bagus dan orang-orang yang bagus," kata Antonio Puche dalam jumpa pers usai pertandingan.
Antonio pun menilai bahwa Indonesia punya masa depan yang cerah dengan skuat Garuda Asia yang ada saat ini. Menurutnya, tim asuhan Bima Sakti sangatlah kuat.
"Saya tidak mau bicara soal pemain Indonesia yang bagus. Tapi saya rasa tim Anda sangat kuat," sanjungnya.
"Tim Anda melakukan pekerjaan dengan bagus di lapangan, bahkan di setiap laga. (Indonesia) bisa cetak banyak gol di laga melawan Filipina, Kepulauan Mariana Utara, Brunei. Saya pikir, Timnas Indonesia U-16 punya masa depan cerah," celoteh Antonio.
Selain itu, juru taktik asal Spanyol tersebut juga memuji antusiasme penonton yang hadir langsung di stadion. Menurutnya, ini sangat bagus buat sepakbola Indonesia.
Baca Juga: Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Rekor Sempurna Liverpool Terus Berlanjut
"Stadion sangat penuh dan kali ini pemain kami mendapatkannya. Saya tidak tahu berapa yang datang, tapi banyak. Indonesia suka sepakbola dan olahraga, ini tentu bagus untuk tim nasional mereka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung