Suara.com - Keberuntungan Inter Milan di musim 2019/2020 ini akhirnya putus juga. Klub berjuluk Il Biscione tersebut akhirnya menelan kekalahan perdana mereka di musim ini.
Kekalahan dengan skor 1-2 didapat Inter kala melawat ke Camp Nou yang merupakan markas raksasa Spanyol Barcelona, dalam laga matchday 2 Grup F Liga Champions 2019/2020, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB.
Sempat unggul 1-0 terlebih dahulu lewat gol kilat Lautaro Martinez pada menit kedua, Inter akhirnya harus pulang dari lawatan ke Katalunya dengan tangan hampa usai Luis Suarez mencetak brace untuk Barca pada menit ke-58 dan 84.
Usai laga, pelatih Inter Milan, Antonio Conte secara frontal menyatakan kekecewaannya atas kepemimpinan wasit Damir Skomina.
Sepanjang pertandingan, Conte sendiri memang terlihat beberapa kali melancarkan protes pada wasit berpengalaman asal Slovenia tersebut.
Conte merasa Inter tidak layak kalah dari Barca, seraya menyebut jika Skomina terintimidasi atmosfer Camp Nou sehingga tidak bisa jernih dalam memberikan keputusan demi keputusan.
Salah satu protes Conte adalah terkait tak diberikannya penalti usai gelandang Inter, Stefano Sensi dijatuhkan di kotak terlarang.
"Ini sungguh membuat frustrasi, kami pantas mendapatkan lebih! Saya kecewa karena saya melihat beberapa situasi yang tidak saya sukai," keluh Conte seperti dimuat AS.
"Ada beberapa hal yang tidak saya sukai sejak awal, tapi saya tak mau membicarakannya. Dan di bench, seiring dengan berjalannya laga, kami mendapati perasaan yang tidak saya sukai," sambung pelatih berusia setengah abad itu.
Baca Juga: Hujan Gol di Anfield, Berikut Hasil Lengkap Liga Champions Dini Hari Tadi
"Apa yang disampaikan wasit kepada saya (saat Conte protes keras dan kemudian berdebat di touchline)? Itu bukan apa-apa, dia hanya memperingatkan saya dan bilang akan mengusir saya keluar pada kesempatan berikutnya," ketus Conte.
"Pada seragam wasit terdapat kata 'respek' dan itu saja yang saya minta! Wasit harus menghormati tim yang datang ke sini untuk berusaha berbuat lebih baik. Respek itu sifatnya harus dua arah, bukan hanya sepihak saja!" lanjut mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu dengan nada nyinyir.
"Harus saya katakan bahwa saya kecewa akan kepemimpinan wasit, kami semua kecewa. Kita membicarakan tentang seorang wasit yang memimpin final Liga Champions (musim lalu), wasit top yang seharusnya tidak terpengaruh oleh Camp Nou, tidak terintimidasi," celoteh Conte.
"Namun, saya tak ingin memberikan alasan untuk (kekalahan) tim saya. Saya hanya menuturkan tentang perasaan pribadi yang saya dapati sejak awal," tandas sang allenatore.
Dengan kekalahan ini, Inter saat ini bercokol di dasar klasemen sementara Grup F usai baru mengoleksi satu poin dari dua laga yang telah dilakoni.
Sementara itu, Barcelona ada di peringkat kedua dengan empat poin di bawah sang pemuncak klasemen, Borussia Dortmund yang unggul selisih gol.
Berita Terkait
-
Bangkit dari Cedera, Denzel Dumfries Tegaskan Loyalitas bersama Inter Milan
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final