Suara.com - Ketua Komite Pemilihan (KP) PSSI Syarif Bastaman menyebut bahwa nama-nama yang menjadi bakal calon ketua umum PSSI periode 2019-2023 bersih dari kasus pidana.
Menurut Syarif, ke-11 bakal calon ketua umum PSSI itu memiliki surat keterangan dari pengadilan yang menyatakan bahwa dia tidak pernah atau tidak terlibat kasus pidana.
“Harus ada keterangan pengadilan menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat tindak pidana. Kami mesti menghormati yurisdiksi yang sah,” ujar Syarif di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (4/10/2019).
Meski demikian, Syarif mengakui bahwa dari total 121 bakal calon penghuni Komite Eksekutif (Exco) PSSI masih ada yang belum melengkapi persyaratan dokumen sekunder seperti SKCK kepolisian dan keterangan pengadilan.
Oleh karena itu, KP memberikan kesempatan sampai tanggal 8 Oktober 2019 bagi semua bakal calon untuk melengkapi berkas-berkasnya.
“Ada beberapa nama bakal calon yang dokumen persyaratannya belum terpenuhi seperti SKCK dan keterangan pengadilan. Pekerjaan kami sederhana sebenarnya, hanya melihat dokumen tersebut,” tutur Syarif seperti dimuat Antara.
Terkait kasus hukum, salah satu nama yang paling disorot adalah Ketua DPD RI 2019-2024 La Nyalla Mattalitti, yang menjadi salah satu dari 10 bakal calon ketua umum PSSI periode 2019-2023.
Lelaki berusia 60 tahun itu pernah menjadi terdakwa kasus korupsi pada tahun 2016. Dia pun sempat ditahan di rumah tahanan Salemba.
Akan tetapi, setelah pengadilan bergulir hingga tingkat kasasi, La Nyalla dinyatakan tidak bersalah atas kasus yang menjeratnya.
Baca Juga: Terjadi Kesalahan Teknis, Bakal Caketum-Waketum PSSI Bertambah Satu
Total ada 123 orang yang menjadi bakal calon penghuni Komite Eksekuti (Exco) PSSI untuk periode 2019-2023. Selain 11 bakal calon ketua umum, ada 21 bakal calon wakil ketua umum dan 91 bakal calon anggota Exco.
Khusus ketua umum, selain La Nyalla, ada pula Arif Putra Wicaksono, Aven Hinelo, Bernhard Limbong, Fary Djemi Francis, Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, Sarman, Vijaya Fitriyasa dan Yesayas Oktavianus
Pada tanggal 9-13 Oktober 2019 KP PSSI akan mengumumkan kandidat sementara. Lalu, diberi kesempatan untuk banding pada 10-16 Oktober 2019.
Dijadwalkan pada 18 Oktober 2019 sudah ada calon tetap, dilanjutkan masa kampanye 24-31 Oktober 2019. Kongres pemilihan satu ketua umum, dua wakil ketua umum dan 12 anggota Exco PSSI periode 2019-2023 dilangsungkan pada 2 November 2019.
Berita Terkait
-
Geledah Rumah La Nyalla dan Lokasi Lain di Kasus Dana Hibah Jatim, KPK Sita Sejumlah Barang Bukti
-
KPK Sebut Penggeledahan Rumah La Nyalla Berkaitan dengan Jabatannya saat Menjadi Ketua KONI Jatim
-
Kiprah La Nyalla Mattalitti Saat Geger Geden PSSI Kini Rumahnya Digeledah KPK
-
Proses Pemilihan Pimpinan DPD Malam Ini Sempat Diwarnai Keributan
-
Klaim akan Bawa DPD Lebih Baik dari Era La Nyalla, Sultan Bachtiar Najamudin Siap Jadi Penantang?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya