Suara.com - Gelandang PSS Sleman Putri, Mita Alfiana, mengeluarkan uneg-unegnya setelah pertandingan melawan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 Putri 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/10/2019).
Mita Alfiana berharap PSSI lebih bijaksana dalam mengatur jadwal, terutama dalam menetukan waktu kick-off pertandingan. Sebagai informasi, laga PSS versus PSIS dilangsungkan pada pukul 13.00 WIB.
Matahari yang cukup terik memang turut mempengaruhi tensi pertandingan. Pemain PSIS, Elza Arief Fadhillah, hingga mendapat kartu merah karena terlibat perkelahian dengan pemain PSS.
"Pertandingan tadi saya akui tensinya sangat tinggi karena cuacanya juga panas. Saya dan kawan-kawan belum pernah bermain di tengah hari begini," kata Mita Alfiana saat konferensi pers.
"Ke depannya saya berharap ke PSSI agar jadwalnya bisa diubah lagi dengan sebaik-baiknya. Kami ini perempuan bukan cowok. Kalau cowok mungkin bisa menjalani," imbuhnya.
Ini bukan kali pertama kick-off Liga 1 Putri 2019 diberlangsung pada pukul 13.00 WIB. Sebelumnya, pertandingan antara Persija Jakarta versus Persib Bandung dan Persija melawan Tira Persikabo juga kick-off di waktu yang sama.
Di grup lainnya, juga ada beberapa tim yang merasakan kick-off pukul 13.00 WIB. Mereka adalah Arema FC, Persipura Jayapura, PSM Makassar, Bali United, dan Persebaya Surabaya.
Berita Terkait
-
Persija Puncaki Klasemen Liga 1 Putri, Sang Pelatih Malah Kecewa
-
Dua Kali Cetak Hat-trick di Liga 1 Putri, Ini Kata Bomber Persija Jakarta
-
Mayang ZP Cetak Hat-trick, Persija Tekuk PSS Sleman
-
Jelang Lawan PSS Sleman, Kalteng Putra Fokus Penyelesaian Akhir
-
5 Pesona Winger Persib yang Dulu Pernah Kecemplung Jadi Atlet Lari
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah