Suara.com - Timnas Skotlandia sukses membenamkan Timnas San Marino dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan skor 6-0 di Stadion Hampden Park, Minggu (13/10/2019) malam WIB. Meski gagal lolos ke putaran final kompetisi terkait beberapa rekor mampu di raih skuat asuhan Steve Clarke pada laga tersebut.
Keran gol Skotlandia dibuka oleh John McGinn yang mencetak hattrick dilanjutkan dengan Lawrence Shankland, Stuart Findlay serta Stuart Amstrong yang mencetak masing-masing satu gol.
Sebelumnya, Skotlandia harus mengakui keperkasaan Rusia usai dikandaskan 4-0 di kompetisi yang sama, Jumat (11/10/2019). Tak ingin mendapat hasil minor di laga kandang, Andrew Robertson dan kawan-kawan bermain ngotot kala menghadapi Timnas San Marino. Hasil manis sukses mereka raih. Bahkan membungkam tim tamu dengan skor telak enam gol tanpa balas.
Kemenangan Skotlandia atas San Marino cukup menarik dibahas. Berikut empat fakta usai John McGinn dkk mencukur habis skuat asuhan Franco Varella.
1. Kemenangan besar Timnas Skotlandia setelah empat tahun
Kemenangan atas San Marino adalah kemenangan terbesar Skotlandia setelah empat tahun melakoni laga internasional. Terakhir, Skotlandia mampu menorehkan hasil yang cukup memuaskan saat menggulung Timnas Giblartar dengan skor 6-0 pada 2015 silam.
2. Dua nama pemain baru Skotlandia mencetak gol pertamanya di Timnas
Bagi Lawrence Shankland dan Stuart Findlay bermain di Timnas Skotlandia adalah debut pertamanya. Tak tanggung-tanggung pada laga tersebut keduanya mencatatkan nama di papan skor. Menurut Opta, kedua pemain tersebut menjadi pemain kedua dan ketiga yang mencetak gol di debut internasional pertamanya bersama Skotlandia.
Sebelumnya, ada nama Ikechi Anya yang melakukan hal serupa saat menghadapi Makedonia Utara pada September 2013 lalu. Saat ini gelandang 31 tahun itu bermain untuk Derby County.
Baca Juga: Wales Tahan Kroasia, Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Eropa 2020
3. John McGinn jadi pemain Timnas Skotlandia pertama pencetak hattrick
Peran pemain-pemain muda Timnas Skotlandia dinilai memberi sentuhan baru bagi skuat asuhan Steve Clarke, salah satunya, John McGinn. Penyerang 24 tahun itu menjadi pemain Timnas Skotlandia yang mencatatkan hattrick pertamanya untuk Skotlandia.
Sebelumnya, Lawrie Reilly juga mengemas prestasi yang sama menghadapi Timnas Amerika Serikat. Namun laga tersebut bukan pertandingan bergengsi seperti yang dilakoni Skotlandia saat ini. Laga tersebut hanya pertandingan persahabatan.
4. San Marino tampil tanpa kemenangan di sejumlah laga internasional
Timnas San Marino dinilai kurang diunggulkan dalam beberapa kompetisi internasional. Sejumlah laga yang mereka lakoni seperti UEFA Nations League dan saat ini kualifikasi Piala Eropa 2020 belum menorehkan satu gol pun. Hampir seluruh pertemuan yang mereka lalui berbuah rapor merah.
Lebih lanjut, kekalahan tersebut didominasi tanpa perlawanan. Satu-satunya balasan yang mampu dilakukan San Marino saat menghadapi Azerbaijan pada kualifikasi Piala Dunia 2018. San Marino kalah dengan skor 5-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar