Suara.com - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menolak mengatakan dirinya khawatir setelah skuatnya menelan kekalahan di markas Real Mallorca dalam lanjutan Liga Spanyol.
Pada laga pekan kesembilan di Stadion Son Moix, Minggu (20/10/2019) dini hari WIB, Madrid gagal membawa pulang poin setelah kalah 0-1 dari Mallorca oleh gol tunggal Lago Junior.
Bagi Real Madrid, ini adalah kekalahan pertama mereka di musim. Hasil tersebut juga membuat Los Blancos -- julukan Real Madrid -- berada satu poin dari pimpinan klasemen, Barcelona.
Pelatih Zinedine Zidane pun mengungkapkan bahwa masalah skuatnya adalah kurang konsisten dalam performanya, meski dia tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan.
"Masalahnya adalah bahwa kami harus menunjukkan setiap tiga hari bahwa kami bagus," kata Zidane. "Itulah kesulitannya - kami tidak melakukannya."
"Saya tidak akan mengatakan bahwa saya khawatir karena saya tidak suka kata itu, tetapi jika kami ingin memenangkan sesuatu musim ini, kami membutuhkan konsistensi," ujarnya.
Real Madrid sendiri dalam pertandingan ini tanpa diperkuat Toni Kroos yang cedera, Luka Modric, Gareth Bale dan Lucas Vazquez, serta Luka Jovic yang masih gagal tampil di kesempatannya sebagai starter.
Namun, Zidane menegaskan absennya para pemain tersebut bukan alasan untuk penampilan mereka. Ia memberikan tantangan pada pemainnya untuk meningkatkan penampilannya untuk mendapatkan tempat di tim.
"Cedera bukan menjadi alasan. Ada pemain yang tidak cedera; kami juga memiliki pemain yang bagus," ungkap pelatih asal Prancis dilansir Sportskeeda.
Baca Juga: 5 Berita Hits Bola: Bhayangkara Tekuk Tira-Persikabo, Chelsea Masuk 4 Besar
"Saat tiba giliran mereka, mereka harus menunjukkan bahwa mereka berada di level untuk berada di sini. Kami tidak bisa berbuat apa-apa terhadap para pemain yang cedera."
Meski demikian, pelatih Zinedine Zidane mengaku dirinya tidak terlalu terkejut jika tim tuan rumah mampu mengalahkan skuatnya.
"Mereka mengejutkan kami karena mereka mencetak gol, tetapi kemudian mereka mundur dan kami tidak menemukan solusi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman