Tak ingin tertinggal lebih jauh, tim besutan Lestiadi membangun serangan. Hasilnya Cristian Gonzales sukses mengubah kedudukan lewat tandukan terarah ke jala kawalan Johansah. PSIM masih tertinggal 2-3.
Pertandingan makin memanas. Kedua kubu terlibat saling jegal. Laga sempat terhenti sejenak lantaran beberapa pemain beradu mulut. Bahkan wasit mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain tuan rumah, yakni Achmad Hisyam dan Raymon Tauntu.
Laga kembali dilanjutkan,tim tuan rumah bermain dengan sembilan pemain. Hingga tambahan lima menit waktu normal tak ada lagi gol tercipta.
Namun wasit belum meniup tanda berakhirnya pertandingan, kericuhan terjadi di bangku bench Persis Solo. Hal itu memaksa sejumlah oknum suporter tuan rumah melewati pagar pembatas dan merangsek masuk ke dalam stadion.
Kericuhan melebar hingga ke kompleks stadion. Petugas kepolisin juga menembakkan gas air mata untuk meredakan kericuhan.
Terpisah, meski PSIM kalah dan Persis Solo menang, keduanya gagal melaju ke babak delapan besar. Pasalnya, Martapura FC sudah lebih dulu menang atas PSBS Biak dengan skor 1-0. Martapura FC berada di peringkat empat.
Laskar Mataram berada di peringkat tujuh, sementara Persis berada di peringkat kelima klasemen Liga 2 2019.
Baca Juga: Derbi Mataram Ricuh, 1 Mobil Terbakar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123