Suara.com - PSIM Yogyakarta harus mengakui keperkasaan Persis Solo setelah tumbang dengan skor 2-3 pada laga terakhir putaran kedua Liga 2 2019 wilayah timur di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10/2019) sore. Kekalahan Laskar Mataram diwarnai dengan dua kartu merah dan berujung kericuhan.
Tiga gol Laskar Sambernyawa dicatatkan oleh Hapidin pada menit ke-25, Slamet Budiyono menit ke-58 dan Nanang Aspirin menit ke-62.
Sementara dua gol milik PSIM ditorehkan oleh Cristian Gonzales di menit ke-37 dan 62. Dua kartu merah diberikan kepada pemain tuan rumah yakni, Achmad Hisyam dan Raymond Tauntu.
Jalannya pertandingan
Tensi pertandingan bertajuk Derbi Mataram ini sudah memanas sejak peluit pertama berbunyi. Meski saling jual beli serangan, Persis Solo tampil dibawah tekanan. Pasalnya suporter tuan rumah terus mengintimidasi Susanto dan kawan-kawan selama laga berjalan.
PSIM nyaris membobol gawang kawalan Sendri Johansah. Tendangan terukur yang dilepas Gelandang PSIM, Achmad Hisyam masih bisa ditepis dengan baik.
Tampil di bawah tekanan, laskar Sambernyawa bukan tanpa perlawanan. Berkali-kali membangun serangan ke pertahanan PSIM, tim besutan Salahudin masih gagal mencetak gol.
Tampil percaya diri dengan ribuan PSIM fans, Cristian Gonzales dan kawan-kawan memberi tekanan. Namun 24 menit pertandingan bergulir belum ada gol tercipta.
Hal yang ditunggu pun tiba. Kemelut yang terjadi di kotak penalti Laskar Mataram, berbuah gol. Hapidin sukses membobol gawang kawalan, Ivan Febrianto. Persis Solo unggul 0-1.
Baca Juga: Derbi Mataram Ricuh, 1 Mobil Terbakar
Tak ingin tertinggal satu gol, Laskar Mataram membordir pertahanan Laskar Sambernyawa. Hal tersebut berbuah manis. Pada menit ke-37, Cristian Gonzales sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Memanfaatkan sisa waktu babak pertama, PSIM terus memberi tekanan. Namun rapatnya pertahanan Persis Solo belum memberikan hasil.
Hingga tambahan waktu dua menit babak pertama, tak ada lagi gol tercipta. Skor bertahan 1-1 hingga turun minum.
Masuk ke babak kedua, Laskar Sambernyawa langsung mengancam. Persis Solo sempat menggandakan skor di menit ke-48. Sayang wasit lebih dulu mengangkat bendera tanda offside.
Selang 10 menit, Persis Solo justru sukses menambah skor, Slamet Budiono yang memanfaatkan bola terobosan mengonversi menjadi sebuah gol di menit ke-58. Laskar Sambernyawa unggul 1-2.
Dua menit pertandingan dilanjutkan, lagi-lagi skuat asuhan Salahudin menambah skor. Kali ini lewat kaki Nanang Aspirin. Skor berubah 1-3 untuk Laskar Sambernyawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus