Suara.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengaku khawatir terhadap stamina anak asuhnya yang terkuras usai menundukkan Brescia pada lanjutan Serie A 2019/20 di Stadion Mario Rigamonti, Rabu (30/10/2019) dini hari WIB.
Kemenangan 1-2 atas Brescia mengantarkan Romelu Lukaku dan kawan-kawan memuncaki klasemen sementara Serie A 2019/20. Namun, hasil positif tersebut tak sepenuhnya membuat bahagia Antonio Conte.
Menurut pelatih 50 tahun ini padatnya jadwal kompetisi domestik maupun Eropa mempengaruhi stamina anak asuhnya saat melakoni laga lanjutan.
"Ini sangat sulit untuk membicarakan soal (jadwal) pertandingan, karena pemain yang kami terjunkan tak berganti-ganti. Mereka berjuang dengan sangat baik," kata Conter dikutip Sportskeeda.
"Ada empat laga di sembilan hari dengan susunan pemain yang sama. Pada beberapa situasi atau hasilnya bisa diterima dengan baik. Segala kemampuan, semangat dan kerja keras yang telah mereka lakukan sangat bagus dan saya berterima kasih,"
"Tapi melihat jadwal yang cukup padat kedepan, kami hanya melihat bagaimana mereka akan bermain. Ada pertandingan lain yang bakal kami lakukan menghadapi Bologna (Seria A, 3 November) lalu Borussia Dortmund (Liga Cahmpions, 6 November) kami memiliki tujuh pertandingan dalam 20 hari sebelum kami beristirahat. Ini terlihat sangat aneh bagi saya," tambahnya.
"Kita berada di puncak klasemen tapi memaksa mesin bekerja terus menerus tak akan membuatnya bertahan lama," tandasnya.
Conte kerap menunjuk Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez sebagai starter di setiap laga. Pemain pengganti seperti Alexis Sanchez serta Stefano Sensi masih urung dimainkan karena dibekap cedera.
Kurangnya pemain lini depan juga menjadi salah satu faktor kekhawatiran Conte. Namun begitu, sejumlah pemain lain seperti Valentino Lazaro, Sebastiano Esposito dan Matteo Politano masih bisa menjadi pilihan mantan pelatih Chelsea itu di laga selanjutnya.
Baca Juga: Inter Milan Telan Kekalahan Perdana Musim Ini, Antonio Conte Kecam Wasit
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Si Anak Hilang Comeback, 5 Pemain Lokal Berpotensi Dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Bukti Kualitas Mendunia, 5 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kuasai Liga Elite Eropa
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Kondisi Terbaru Pratama Arhan Operasi Meniskus, Terancam Tak Dipanggil John Herdman
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions